Sunday, August 19, 2018

Angkat Bicara soal Rp500 Miliar, Adhyaksa Dault: Demi Allah, Andi Arief Bohong

Adhyaksa Dault dengan tegas menampik pernyataan Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief, yang mengaku dapat informasi soal mahar politik sebesar Rp500 miliar kepada Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional dari Fadli Zon, Syarif Hasan, dan dirinya.

"Demi Allah, demi Rabi yang punya langit dan bumi. Itu Andi Arief bohong. Kalau dia bawa-bawa nama saya, dia bohong," kata Adhyaksa di kawasan Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu 19 Agustus 2018.


Dia mengaku tak pernah tahu ada omongan semacam itu. Adhyaksa mengatakan, pernyataan Andi Arief ngawur.

Baca juga: (Motor Jokowi di Asian Games Sudah Ketahuan, Sekarang Helmnya Pun Juga, Harganya Fantastis)

"Asal ngomong dia. Itu orang ngaco itu. Menurut saya, kacau dia, Adhyaksa ada di situ. Kalau soal gitu-gitu, saya mana tahu. Enggak pernah tahu saya," ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, belum akan menempuh jalur hukum karena pernyataan Andi Arief tersebut. Adhyaksa meminta Andi Arief melakukan klarifikasi.

Adhyaksa sendiri sempat menunjukkan bukti, dia telah mengirimkan pesan singkat ke Andi Arief, namun tak direspons.

"Saya sudah bilang sama dia (Andi Arief), tetapi dia enggak jawab. Dia tuh betul-betul. Demi Allah, dia itu orang bohong sama saya. Saya minta klarifikasi. Demi Allah saya tidak tahu. Tolong klarifikasi," kata dia menyudahi.

Sebelumnya diberitakan, saat diwawancara oleh tvOne pada Minggu sore, 12 Agustus 2018, Andi menyatakan informasi yang didapat soal mahar politik itu berasal dari Fadli Zon, Syarif Hasan, dan Adhyaksa Dault.

"Yang saya kemukakan adalah fakta dan bukan karangan. Saya lakukan untuk mencegah, justru agar tidak terjadi mahar tersebut. Bagaimana pun ini koalisi sudah mendapat sambutan yang baik," ujar Andi.

Baca juga ini:
Ditonton Langsung Jokowi, Defia 'Hijabers' Raih Medali Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2018
Penolakan 'Satire' Mahfud MD Ketika Diajak Said Didu Dukung Tim Sebelah
Bikin Heboh Dunia, Ini Sosok Stuntman Aksi Motor Jokowi di Asian Games, Bukan Orang Indonesia

Ia juga menceritakan, informasi soal mahar politik didapatkan kubu Partai Demokrat, setelah lima kali pertemuan. Ia membantah bahwa informasi yang dia sampaikan adalah informasi yang asal dan tanpa cek dan ricek. Sebab informasi tersebut disampaikan di hadapan elite partai. Ada Syarif Hasan, Amir Syamsudin, Hinca Panjaitan.

"Saya tak akan mengeluarkan informasi sembarangan. Saya sudah konfirmasi, cek ulang, bahkan dari Demokrat sudah datang ke Kertanegara untuk memastikan. Itu adalah informasi yang sudah melalui proses cek ricek dan didiskusikan. Jadi bukan informasi asal," ujar Andi kepada tvOne.

Andi menegaskan, jika memang PAN dan PKS merasa dirugikan, kedua partai itu bisa melakukan tabayun. "Apakah itu sudah dilakukan PAN dan PKS?" ujarnya mempertanyakan.

Andi juga menambahkan, apa yang ia sampaikan itu, bahkan sudah diakui oleh Sandiaga Uno. Menurutnya, apa yang terjadi di kubu Prabowo adalah perubahan strategi.

"Jika sebelumnya pertimbangan utama adalah elektabilitas sudah cukup, tetapi akhirnya berubah bahwa logistik jadi pertimbangan utama. Ini adalah dinamika, silakan dilanjutkan, tapi saya punya niat baik untuk mencegahnya," kata Andi.

Viva

Motor Jokowi di Asian Games Sudah Ketahuan, Sekarang Helmnya Pun Juga, Harganya Fantastis

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bikin heboh di pembukaan Asian Games 2018 dengan mengendarai moge Yamaha FZ1. Selain mogenya yang menarik perhatian lainnya adalah helm Jokowi.

Dalam pembuakaan tersebut, dikisahkan Presiden Jokowi menerobos kemacetan dengan Yamaha FZ1. Nampak Presiden Jokowi mengenakan helm modular berwarna hitam.


Helm Jokowi ini diduga keras adalah Nolan N104 EVO. Jenis helm modular yang kerap digunakan Paspaspamres. Helm ini memiliki segudang fitur keren.

Baca juga: (Ditonton Langsung Jokowi, Defia 'Hijabers' Raih Medali Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2018)

Nolan N104 EVO menggunakan kaca yang lebar untuk menjamin visibilitas pengendara. Helm modular ini juga menggunakan VPS (Vision Protection System) atau yang lebih umum kita kenal sebagai double visor untuk melindungi mata dari sinar matahari.




Lalu pada bagian pelindung dagu alias chin bar, Nolan N104 EVO menggunakan pelindung centromatic yang mencegah terbuka tanpa sengaja.

Lihat ini: 
Penolakan 'Satire' Mahfud MD Ketika Diajak Said Didu Dukung Tim Sebelah
Bikin Heboh Dunia, Ini Sosok Stuntman Aksi Motor Jokowi di Asian Games, Bukan Orang Indonesia

Kamu yang tertarik untuk membawa pulang helm yang persis dengan yang digunakan oleh Presiden Jokowi di Pembukaan Asian Games 2018 harus menyiapkan dana sekitar Rp 6.5 jutaan.

Suara

Ditonton Langsung Jokowi, Defia 'Hijabers' Raih Medali Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2018

Defia Rosmaniar berhasil meraih medali emas pertama untuk Indoensia di Asian Games 2018. Defia menjadi yang terbaik di taekwondo poomsae putri.

Tampil ditonton langsung oleh Presiden Joko Widodo, di Plenary Hall, JCC, Minggu (19/8), Defia menjadi juara usai mengalahkan Marjan Salahshouri dari Iran.


Defia menang dengan poin 8.690. Wakil Iran Marjan meraih medali perak dengan skor 8.470.

Baca juga: (Penolakan 'Satire' Mahfud MD Ketika Diajak Said Didu Dukung Tim Sebelah)

Sementara, medali perunggu diraih olej Yap Khim Wen dari Malaysia dan wakil Korea Yun Jihye.

Dengan meraih medali emas, Defia, yang juara Asia 2018 itu, diganjar bonus senilai Rp 1,5 miliar.

Detik

Penolakan 'Satire' Mahfud MD Ketika Diajak Said Didu Dukung Tim Sebelah

Mahfud Md ditemui oleh bakal calon legislatif dari Partai Gerindra, Sudirman Said. Apa yang mereka bicarakan di tahun politik ini?

Pertemuan Mahfud Md dan Sudirman Said diungkap oleh Mahfud lewat akun Twitter-nya, @mohmahfudmd, Minggu (19/8/2018). Pertemuan berlangsung Sabtu (18/8) kemarin.


"Kemarin sore Pak @sudirmansaid dan Pak @saididu berkunjung ke rumah saya di Yogya. Silaturrahim biasa dan berdiskusi tentang dunia sepakbola. Keduanya adalah kawan lama saya. Terimakasih atas kunjungan 2 jamnya, sahabat-sahabat," kata Mahfud Md di akun Twitter-nya.

Baca juga: (Bikin Heboh Dunia, Ini Sosok Stuntman Aksi Motor Jokowi di Asian Games, Bukan Orang Indonesia)

Hadir pula dalam pertemuan dua jam itu, Said Didu. Mantan Sekretaris Kementerian BUMN itu berseragam klub sepakbola Manchester City, namun dia menghadiahi Mahfud seragam Manchester United.

"Berani benar Pak Said Didu datang ke rumah saya di Yogya, memakai kaus City tapi menghadiahi saya kaus MU. Dia mengajak saya pindah menjadi Fans City tapi saya bilang, 'Nantilah kalau itu. Yakinkan dulu saya bahwa City bisa diandalkan untuk benar-benar lebih bagus daripada MU'. Saya akan lihat," kata Mahfud.

Di rumah Mahfud Md, mereka mengobrol soal sepakbola sambil menikmati kudapan tradisional. Mahfud mengaku sudah sering berdiskusi dengan Sudirman dan Said Didu.

"Dulu waktu Pak Sudirman menteri dan Pak Said stafsusnya, kami sering berdiskusi sebagai sesama pecinta NKRI dan pejuang antikorupsi. Kami bersatu di ide, bukan di klub," tutur Mahfud sembari menanggapi akun Twitter lainnya.

Baca ini juga:
Gaya Ceramahnya Terkenal Mengocok Perut, UAS Ditelepon soal Dua Hoax yang Bikin Geger
Begini Gaya Joni Terima Uang Segepok Rp50 Juta dari Hotman Paris Di atas Mobil Lambo
Aksi Jokowi Dipuji Dunia, Ratna Sarumpaet: Aku Kehabisan Kata-kata Lihat 'Kelakuan Norak' Presiden

Mahfud Md diketahui sempat digadang-gadang jadi cawapres Jokowi, namun akhirnya Jokowi memilih Ma'ruf Amin. Sementara itu, Sudirman Said maju sebagai caleg dari parpol yang dipimpin Prabowo Subianto.

Jadi dalam obrolan tersebut, Mahfud mempertimbangkan pindah dukungan klub sepakbola. Apakah ini metafora?

Bikin Heboh Dunia, Ini Sosok Stuntman Aksi Motor Jokowi di Asian Games, Bukan Orang Indonesia

DetikSiang.com - Opening ceremony Asian Games 2018 yang memukau masyarakat masih menyisakan sebuah tanda tanya. Yakni, terkait aksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan lincahnya mengendarai motor gede (moge) Yamaha FZ1.

Bahkan, dalam video pembukaan tersebut, diceritakan Jokowi terbang dengan mogenya demi menembus kemacetan. Tak lupa ia juga mengerem mendadak dengan gaya stoppie.


Terungkap, adalah Suddum So. Stuntman asal Thailand yang dipercaya menjadi pemeran pengganti Jokowi saat membelah kemacetan.

Dalam akun instagram @saddum, ia mengunggah di balik layar saat pengambilan gambar Jokowi terbang dengan mogenya.

Baca juga: (Gaya Ceramahnya Terkenal Mengocok Perut, UAS Ditelepon soal Dua Hoax yang Bikin Geger)

"Im stunts from Thailand. I dream to go play stunts around the world," tulis Suddum di profil akun instagramnya, seperti dikutip merdeka.com, Minggu (19/8).

Postingannya yang tengah terbang di udara sembari banyaknya kaitan penahan tubuh dan mogenya pun menuai beragam komentar.




"Thaks bro sudah membantu acara pembukaan asian games," tulis akun @edisonaruan17.

"Pantesan. aku kira Pak Jokowi kok gendutan. tapi keren," tulis akun @inkaradita.

Baca artikel ini:
Begini Gaya Joni Terima Uang Segepok Rp50 Juta dari Hotman Paris Di atas Mobil Lambo
Aksi Jokowi Dipuji Dunia, Ratna Sarumpaet: Aku Kehabisan Kata-kata Lihat 'Kelakuan Norak' Presiden
Hadir di Acara Milad FPI, Anies: Walau Jauh, Insyaallah Imam Besar HRS selalu Diberikan Kesehatan

Dalam akun instagramnya, Suddum kerap mengunggah kegiatannya ketika ber-free style menggunakan sepeda motornya. Terlihat aksinya sudah masuk dalam kelas profesional.

Merdeka

Gaya Ceramahnya Terkenal Mengocok Perut, UAS Ditelepon soal Dua Hoax yang Bikin Geger

Dua dai kondang, Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Felix Siauw, mengisi ceramah bersama dalam tablig akbar dalam rangka peringatan salah satu bank daerah Aceh ke 45 tahun di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Sabtu malam, 18 Agustus 2018.

Dalam tausiahnya, Ustaz Abdul Somad berjanji tidak akan menjadi juru bicara kampanye untuk pasangan calon presiden Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin maupun Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.


"Tersebar hoax, hari ini dua hoax. Saya ditelepon katanya sudah condong ke sini sudah condong ke sini. Saya katakan, tidak itu hoax. Sudah saya klarifikasi di Instagram," katanya.

Baca ini: (Begini Gaya Joni Terima Uang Segepok Rp50 Juta dari Hotman Paris Di atas Mobil Lambo)

Meski sempat diguyur hujan, namun tak menyurutkan ribuan jemaah yang hadir.  Antusias warga makin hangat saat mendengar tausiah UAS dengan gaya ceramah yang mengocok perut. Ceramah UAS berlangsung selama satu jam.

Nama Ustaz Abdul Somad masuk  daftar tim pemenangan atau kampanye nasional untuk pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Melalui akun Instagramnya, @ustadzabdulsomad, Ustaz Somad membantahnya. Dia menuliskan bahwa informasi tersebut hoax alias tidak benar.

Santai Sejenak:
Aksi Jokowi Dipuji Dunia, Ratna Sarumpaet: Aku Kehabisan Kata-kata Lihat 'Kelakuan Norak' Presiden
Hadir di Acara Milad FPI, Anies: Walau Jauh, Insyaallah Imam Besar HRS selalu Diberikan Kesehatan
Rejeki Nomplok untuk Yohanes, Hotman Paris Tidak jadi beri Uang Rp25 Juta, Tapi Segini

Informasi ini memang tidak benar, karena pasangan Prabowo dan Sandiaga belum mengumumkan secara resmi siapa saja yang masuk tim pemenangannya. Tidak jelas siapa yang menyebar informasi daftar tim pemenangan itu.



Viva

Begini Gaya Joni Terima Uang Segepok Rp50 Juta dari Hotman Paris Di atas Mobil Lambo

Usai memanjat tiang bendera, Yohanes Ande Kala (13) alias Joni kini naik supercar Lamborghini. Dia juga memegang segepok duit dari Hotman Paris.

Hotman Paris memenuhi janjinya memberi hadiah untuk Joni. Uang tunai sebesar Rp 50 juta diberikan langsung pada Joni. "Merdeka, merdeka!," kata Joni dari Lamborghini.


Penyerahan uang dari Hotman ke Joni dilakukan di Kopi Johny, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Duit Rp 50 juta berasal dari Hotman dan adiknya.

Baca juga: (Aksi Jokowi Dipuji Dunia, Ratna Sarumpaet: Aku Kehabisan Kata-kata Lihat 'Kelakuan Norak' Presiden)

Siswa SMP itu juga sempat diajak Hotman merasakan berkeliling sekitar 3 menit dengan Lamborghini. Setelah itu Joni yang kegirangan disuruh naik ke atap mobil sambil memamerkan uang di tangannya.




Joni datang ke tempat ini didampingi ibu serta ayahnya, Lorenza Kama dan Witirino Fahe Marshall.

Detik