Wednesday, November 21, 2018

Minta Baiq Nuril Ajukan Grasi ke Presiden, Fadli Zon: Jokowi Bikin Malu Bangsa

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Baiq Nuril Maknun, terpidana kasus perekaman percakapan mesum, mengajukan grasi jika upaya peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung ditolak. Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyebut pernyataan Jokowi membuat bangsa malu.

"Menurut saya pernyataan presiden ini menimbulkan kita ya, sebagai bangsa malu lah sebenarnya," kata Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Alasannya, saran Jokowi kepada Nuril soal grasi tidak tepat. Grasi, menurut Fadli, dapat diajukan jika seseorang dijatuhi pidana lebih dari 2 tahun. Sementara itu, Nuril hanya dijatuhi pidana 6 bulan.

Fadli menilai Jokowi seharusnya memahami hal-hal yang sangat dasar ini.

"Seharusnya memang di tim kepresidenan itu mempunyai tim yang kuat di bidang hukum dan konstitusi. Sehingga presiden itu tidak boleh salah dalam urusan-urusan yang basic seperti ini," ujar politikus Gerindra itu.

Sebelumnya, Jokowi mendorong Nuril untuk mengajukan PK ke Mahkamah Agung (MA). Namun, jika di tingkat PK Nuril masih belum mendapat keadilan, Jokowi menyarankan untuk mengajukan grasi.

"Seandainya nanti PK-nya masih belum mendapatkan keadilan, bisa mengajukan grasi ke Presiden. Memang tahapannya seperti itu. Kalau sudah mengajukan grasi ke Presiden, nah nanti itu bagian saya," kata Jokowi di Pasar Induk Sidoharjo, Lamongan, Jawa Timur, Senin (19/11).

Pengacara Baiq Nuril, Joko Sumadi, mengaku tak mempertimbangkan opsi pengajuan grasi. Ia menilai Nuril tidak memenuhi syarat pengajuan grasi. Karena itu, opsi grasi dianggap tidak tepat.


"Saya dari awal tidak mempertimbangkan opsi grasi ya. Karena, pertama, setahu saya grasi itu harus menyampaikan dulu kita bersalah. Kalau tidak salah untuk seorang yang dijatuhi pidana lebih dari 2 tahun, sedangkan Nuril hanya 6 bulan, jadi tidak mungkin melakukan grasi dengan persyaratan itu," ujar Joko, Senin (19/11).


Detik

Gisel Gugat Cerai Gading Marten, Jokowi Diminta Selamatkan Gempi

Netizen di media sosial ikut memperbincangkan gugatan cerai Gisel terhadap Gading Marten. Sampai-sampai ada yang meminta kepada Presiden Jokowi untuk menyelamatkan buah hati Gisel dan Gading, Gempi.

Gempi memang telah lama menjadi perhatian publik karena wajahnya yang imut dan menggemaskan. Melihat ada kabar perceraian, netizen bergerak cepat membuat hashtag #savegempi. Hashtag itu kini menjadi trending topic di Twitter.

"#savegempi Gading - Gisel cerai ? Apa kita harus demo berjilid jilid ?" kata netizen.

"Saya siap mengadopsi gempi #savegempi," komentar netizen lainnya.

"Tiba2 gempi jadi trending topic di twitter. #SaveGempi," timpal netizen.

Salah satu netizen bahkan memention Presiden Joko Widodo. Dia meminta Jokowi segera menyelamatkan Gempi.

"Pak @jokowi tolong #savegempi pak, Ayo kita harus selamatkan gempiiiiii!!!!!!" tulis netizen.

Berkas perkara gugatan cerai Gisel masuk ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (19/11/2018). Hal tersebut dibenarkan oleh pusat informasi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.


"Iya benar, nomor perkara 908 atas nama Gisella Anastasia dan tergugatnya Gading Marten," ucapnya kepada detikHOT, Rabu (21/11/2018).

Detik

Misteri... Penyebab Gisella Anastasia Gugat Cerai Gading Marten, Ini Kata Humas PN Jaksel

Tidak pernah terlihat bertengkar, Gisella Anastasia tiba-tiba menggugat cerai Gading Marten. Gugatan tersebut didaftarkan pada 19 November 2018.

Lantas apa yang jadi penyebab perceraian mereka? Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ahmad Guntur tidak bisa memberikan penjelasan.

"Mengenai pihaknya siapa penggugatnya siapa tergugat ya pengadilan tidak diberi kewenangan untuk mempublikasikan. Karena ini perkara tertutup silakan tanya pada yang bersangkutan yang bersangkutan memberi informasi silakan," kata Ahmad Guntur dihubungi detikHOT, Rabu (21/11/2018).

"Pengadilan hanya menginformasikan nomor perkaranya dan itu perkara apa, perceraian, kapan di daftar tanggal 19 November," tegasnya.


Banyak kabar simpang siur yang menghampiri rumah tangga pasangan itu. Mulai dari isu perselingkuhan sampai tidak ada job menyerbu pasangan ini.

Detik

Gugat Cerai Gading Marten, Ini Postingan Mengharukan Gisel di Instagram 'Pendamping Gempita'

Gisella Anastasia secara mengejutkan menggugat cerai Gading Marten. Namun dia masih memajang foto bersama Gading dan buah hati mereka, Gempi di akun media sosial.

Dilihat detikHOT di akun Gisel, penyanyi itu masih menggunakan foto profil bersama-sama dengan Gading. Tampak Gisel, Gading dan Gempi yang tersenyum bahagia.

Sementara itu postingan terakhir Gisel bersama Gading yakni pada 15 Oktober 2018. Mereka bersama Gempi menghadiri acara pernikahan.

"Pasukan pendamping Gempita," tulis Gisel, dilihat detikHOT, Rabu (21/11/2018).

Berkas perkara Gisel masuk ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (19/11/2018). Hal tersebut dibenarkan oleh pusat informasi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.


"Iya benar, nomor perkara 908 atas nama Gisella Anastasia dan tergugatnya Gading Marten," ucapnya kepada detikHOT, Rabu (21/11/2018).

Detik

Dear PSI, Sandiaga Uno: Jangan Ganggu Perda Syariah Demi Penerapan Islam yang Kaffah

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno mengaku dia dan Koalisi Indonesia Adil Makmur mendukung penerapan peraturan daerah yang berlandaskan agama seperti perda syariah di Provinsi Aceh.

Menurut Sandi, perda syariah merupakan bagian dari kearifan lokal yang tidak perlu diganggu gugat lagi.

"Itu enggak ada masalah, kita sudah sampaikan bahwa itu dalam bingkai koridor hukum yang sudah disepakati merupakan kearifan," kata Sandi saat melakukan silaturahmi dengan para ulama Aceh di Hotel Hermes, Banda Aceh, Selasa (20/11) malam.

Sandi menambahkan perda syariah bisa mendorong penerapan Islam yang sempurna atau kaffah, juga menghadirkan beberapa solusi yang utama bagi ekonomi dan berbudi pekerti atau akhlakul karimah. Untuk itu, Sandi menegaskan perda syariah tidak perlu diperdebatkan lagi.

"Kami dukung karena ini adalah bagian dari kearifan yang akan kami dorong ke depan. Itu sesuatu yang tidak perlu kita ganggu gugat lagi. Kita sudah sepakati," ujar Sandi.

Pernyataan Sandi tersebut merupakan jawaban terkait permintaan ulama Aceh yang hadir agar Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bisa memberikan keleluasaan kepada daerah-daerah untuk menerapkan perda syariah. Sandi datang ke Aceh dalam rangka safari politik pertamanya ke provinsi paling barat Indonesia itu.

Sebelumnya perda berbasis agama, seperti syariah dan Injil, menjadi pembicaraan publik usai Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melakukan penolakan. PSI berpendapat perda syariah dan Injil hanya menimbulkan diskriminasi terhadap warga negara.

Senada, PDI Perjuangan menolak peraturan daerah (perda) berlandaskan ketentuan agama seperti perda syariah dan perda Injil. Bagi PDIP, perda syariah tidak ada, karena semua aturan harus turunan dari konstitusi.


Akibat penolakan tersebut, Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) melalui kuasa hukum Eggi Sudjana melaporkan Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie ke polisi. Grace dilaporkan atas dugaan melakukan ujaran kebencian. Menurut Eggi pernyataan Grace soal timbulnya intoleransi dan diskriminasi akibat perda syariah merupakan pembohongan publik.


Tanah di Kampung Lodan Ambles, Anies Baswedan Mengaku Tak Tahu Apa Penyebabnya

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menginspeksi tanah ambles di Kampung Lodan, Pademangan, Jakarta Utara. Anies menuturkan ingin melihat langsung insiden itu.

"Saya mau ke sana jadi ingin inspeksi langsung melihat dari dekat apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana kita bisa memastikan kejadian seperti ini tidak terulang," kata Anies di kawasan Jakarta Timur, Selasa, 20 November 2018.

Pukul 11.57 WIB Anies langsung berangkat menuju Kampung Lodan. Dia masih mengenakan baju koko putih dan peci hitam usai memberikan ceramah di acara Islamic Boarding School Fair di Aljazeerah Polonia Restaurant, Cimpedak, Jakarta Timur, Selasa pagi.

Tanah ambles terjadi pada Ahad, 18 November 2018. Anies belum mengetahui penyebab kejadian itu. Kemarin di Balai Kota, dia menyatakan baru akan melakukan evaluasi atas pengerukan sungai-sungai dan saluran drainase di Jakarta segera setelah berkunjung ke lokasi longsor tersebut.


Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara, Santo, mengakui longsor di Kali Ancol karena aktivitas pengerukan yang tidak pada tempatnya atau terlalu melampaui tepian kali. Pengerukan, yang diduga menyebabkan longsor sehingga warga terpaksa mengungsi tersebut, dilakukan untuk mengantisipasi banjir pada musim hujan ini.

Tempo

Gadis Cantik Dibunuh Misterius, Ini 5 Fakta Kematian Tragis Ciktuti Iin Puspita

Mayat wanita, Ciktuti Iin Puspita (CIP) ditemukan di sebuah kos-kosan yang berada di Mampang, Jakarta Selatan. Mayat wanita berusia 22 tahun itu ditemukan dalam lemari.

Penemuan jenazah korban berawal dari kecurigaan dua orang sekitar yang mencium bau busuk dari kamar kos, di Jalan Mampang Prapatan VIII, Gang Senang, Kompleks Bapenas, RT 003 RW 01, Tegal Parang, Jakarta Selatan. Jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk diautopsi.

Berikut ini sejumlah fakta pembunuhan Iin:

1. Jenazah Iin Ditemukan dalam lemari

Dua orang warga yang mencium bau busuk dari kamar Iin membuka pintu kamar sumber bau busuk, namun ketika diperiksa kamar tidur dan kamar mandi saksi tidak menemukan apa pun. Kemudian saksi pun membuka lemari dan ternyata di dalam lemari tersebut ditemukan mayat CIP dalam keadaan sudah membusuk.

2. Iin berprofesi sebagai pemandu lagu

Dari informasi yang diterima, IIn adalah seorang yang berprofesi sebagai pemandu lagu di sebuah tempat karaoke di kawasan Jakarta Selatan. Polisi juga membenarkan hal tersebut.


3. Iin dikenal sosok yang tertutup

Ibu RT 03 RW 01, Mamnun menceritakan sosok Iin yang tertutup oleh warga sekitar. Dia pun mengatakan Iin adalah seseorang yang juga sudah lama menghuni kos di kawasan Mampang tersebut.

"(CIP) Nggak (nggak suka berkumpul dengan warga), orang dia nggak pernah keluar kok," kata Mamnun di Jalan Senang, Mampang Prapatan 8, Jakarta Selatan, Selasa (20/11/2018).

Sosok Iin juga dikenal sebagai penghuni kos yang hanya pulang dan pergi tanpa bergaul dengan lingkungan sekitar. "Kalau dia (korban) ini orangnya pulang-pergi. Dia orang lama sebetulnya, terus dia pindah ke tempat lain terus balik lagi ke sini," ungkap Mamnun.

Sementara itu, rekannya, Hana menyebut Iin dikenal dengan baik. Namun terkadang Iin suka mengucapkan kata yang menyakitkan hati teman-temannya. "Dia kalau untuk cowok yang nggak terlalu kenal dia orangnya galak, nggak terlalu dekat banget. Untuk pacaran, dia tegas, cuma emang kalau untuk omongan lebih nyakitin," ujar Hana.

4. Iin sempat mendapat ancaman dari laki-laki

Sebelum ditemukan tewas, Iin sempat mengunggah screenshot percakapan antara dia dengan seseorang laki-laki yang tidak diketahui identitasnya. Percakapan tersebut berisikan ancaman kepada korban.

"Kemarin terakhir memang dia upload di status kalau ada cowok yang ancam dia," kata Hana saat ditemui di Jalan Senang, Mampang Prapatan VIII, Jakarta Selatan, Selasa (20/11/2018).

"Di Messengger Facebook dia upload status di Facebook dan status WA itu saja. Baru kemarin sekitar dua minggu (status itu)," sambung Hana.

5. Pembunuh Iin Ditangkap di Jambi

Belum 1x24 jam polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang menawaskan Iin. Ada dua pelaku dalam kasus pembunuhan Iin ini.


Dua orang pelaku tersebut adalah seorang lelaki berinisial YAP dan perempuan berinisial R sudah ditangkap atas pembunuhan yang menewaskan wanita muda itu. Keduanya ditangkap tim gabungan Polres Metro Jakarta Selatan dan Polres Marangin Polda Jambi di kawasan Marangin, Jambi pada pukul 17.30 WIB, dan saat ini keduanya masih diperiksa intensif.

"Iya betul, pelaku dua orang sudah ditangkap di Jambi dengan bantuan polisi Jambi," kata Kapolres Jaksel Kombes Indra Jafar saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (20/11/2018).

Detik