Fadli Zon Tak Percaya Mahasiswa yang Cerdas ikut Membuat Bom

shares

Tertangkapnya tiga pelaku terduga terorisme Universitas Riau (UNRI) terus menuai keprihatinan. Penangkapan itu pun sekaligus menjadi bukti bahwa aktivitas perguruan tinggi mulai dimasuki oleh paham radikalisme.

Menanggapi permasalahan ini, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Fadli Zon mengatakan, dirinya mengaku tidak percaya bahwa saat ini bangku perguruan negeri telah dimasuki paham terorisme. Apalagi, kejadian ini terjadi tatkala pendidikan kampus telah memasuki kehidupan modern.


"Mahasiswa-mahasiswa kita menurut saya mahasiswa-mahasiswa yang cerdas tidak mungkin lah mereka ikut. Apalagi sampai kegiatan pembuatan bom atau semacamnya, saya tidak yakin," kata Fadli di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (4/6).

Dia mengatakan, sudah seharusnya internal kampus UNRI menjelaskan secara transparan mengenai permasalahan ini. Sebab, kejadian ini telah mencoreng nama pendidikan di Indonesia.

"Ini mencoreng perguruan tinggi kita. PTN, PTS, dunia akademik pendidikan, dan secara keseluruhan nama Indonesia loh," ucap Fadli.

"Karena ini di kampus gitu loh, jadi coba dicek diperiksa yang benar, apakah ini satu kejadian yang memang aktual dan memang ada di kampus, atau mereka hanya ketempatan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab gitu," sambungnya.

Untuk diketahui, tim gabungan dari Densus 88 Anti Teroris dan Polda Riau menggeledah bangunan gelanggang mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik di Universitas Riau (Unri), Sabtu (2/6). Dalam penggerebekan tersebut polisi berhasil mengamankan tiga terduga teroris beserta barang bukti.

Ketiga terduga teroris tersebut yakni alumni Z yang merupakan alumni Pariwisata Fisipol 2003. D merupakan alumni Administrasi Negara 2001 dan K merupakan alumni Ilmu Komunikasi tahun 2013.

(aim/JPC)

jw
loading...