Sindir Pohon Plastik di Jakarta, Denny Siregar: Udah Keluar 8 Miliar Baru Teriak Ngawur

shares

Loading...
Pohon plastik berupa lampu hias yang ada di trotoar Jalan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat membuat heboh publik.

Protes terkait hal tersebut dilontarkan oleh warganet lantaran bentuknya yang tidak menarik dan merusak estetika jalan di trotoar.

Termasuk oleh Denny Siregar yang memberikan sejumlah sindiran terkait hal ini.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitter @Dennysiregar7 yang diunggah pada Kamis (31/5/2018) hingga Jumat (1/6/2018).


Awalnya, Denny Siregar menyindir jika sudah sekolah jauh ke Amerika tapi hanya bisa tanam pohon plastik.

@Dennysiregar7: Jauh-jauh sekolah di Amerika, hasilnya cuman bisa nanam pohon plastik..

Postingan tersebut kemudian ditanggapi oleh netizen yang lantas di balas kembali oleh Denny Siregar seperti berikut ini.

@harysantana: Wah nyindir Sahal ya om.

@Dennysiregar7: Emang @sahaL_AS suka nanam pohon plastik ?

@HDS_mazgie: tumbuhan fiksi.

@Dennysiregar7: Jiahhhh.

@danrem: Benarkah curhat Erry Subakti ini —> Disini alamat perusahaan pemenang tender penyediaan POHON PALSU senilai Rp 8,1 M. Jl Patriot Dalam no 27, Jakasampurna, Bekasi.
Kok bisa perusahaan ini, dpt tender Rp 8,1 M dari Pemda DKI?


@Dennysiregar7: Coba kita tanya pada @KPK_RI.

@sahirsafei1: Anies Sandi itu benar2 pemimpin. Kaga pernah nyalah2in pemimpin masa lalunya. Mereka negarawan.

Kaga nyalahin Ahok. Akui kerja2 pendahulunya yg baik2.

Kaga pernah maki2 bahawan2nnya. Kaga pernah maki2 rakyatnya.

Mereka profesional dan santun Bong. Paham yaa.

@Dennysiregar7: Maksudnya pemimpin plastik ?


@Dennysiregar7: Kitabnya fiksi, pohonnya plastik, airnya tinja, tidurnya kebalik..

Jadi kampret itu jangan nanggung...


@Dennysiregar7: Udah keluar 8 milyar baru teriak ngawur ??

@Dennysiregar7: TGUPP = Tim Gabungan Untuk Pohon Plastik.

Diketahui pohon plastik yang viral tersebut merupakan pengadaan dari APBD 2017.

Ketika hari besar, pohon-pohon tersebut dipasang di sepanjang Jl. MH Thamrin dan Jl. Medan Merdeka Barat.

Seperti pada perayaan hari raya, HUT DKI Jakarta, hingga malam tahun baru.

Setelah acara selesai, pohon-pohon tersebut akan dicopot kembali.


"Ini dari anggaran tahun lalu stock kami, setelah event kami copot," kata Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat Iswandi, Kamis (31/5/2018), dikutip Kompas.com.

Iswandi menuturkan jika pohon tersebut kali ini dipasang lantaran mau lebaran, HUT Jakarta serta event Asian Games.

Diketahui pohon plastik tersebut dipasang pada 28-29 Mei lalu.

Akan tetapi, pohon-pohon plastik yang ada di kawasan Thamrin kemudian dicopot tak lama setelah mendapatkan protes dari pengguna jalan.

Tak tanya itu, pohon plastik yang berada di Medan Merdeka Barat juga dilepas lantaran menuai protes dan sindiran dari netizen di media sosial.

Menanggapi adanya pohon-pohon plastik ini, Wakil Gubernur DKI Jakrta Sandiaga Uno pun mengaku kaget dan heran.

Sandiaga Uno sendiri pertama melihat pohon tersebut pada Rabu (30/5/2018) saat dirinya baru kembali dari tanah suci.

Sandiaga Uno pun mengatakan jika inisiatif pohon plastik tersebut tidak dipikirkan secara baik.

Ia pun mengaku maklum dengan kebijakan tersebut.

"Ya, sometimes people make effort untuk secara... Mengambil inisiatif ya... Tapi ya kadang-kadang dari inisiatif tersebut ada yang tidak terpikirkan dengan baik dan kita beri maklum, pengertian ke mereka bahwa kalau mereka ngambil inisiatif itu lebih baik disosialisasi dulu ke kepala dinasnya," ucap Sandiaga Uno.

Soal anggaran, ada dua versi, pertama Rp 8,1 miliar dan kedua Rp 2,2 miliar.

Angka pertama ada di Dinas Kehutanan.

Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) pengadaan tanaman imitasi tersebut diketahui berjudul lelang pengadaan tanaman dan bahan dekorasi.

Akan tetapi, hal ini mendapat bantahan dari Iswandi.

Versi kedua pun mendapat bantahan dari Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno mengatakan jika Rp 2,2 miliar untuk pengadaan lampu hias dan pencahayaan kota di Suku DInas Perindustrian dan Energi tahun anggaran 2018 baru akan dilelang.

"Kalau anggaran yang Rp 2,2 miliar yang ditanyakan oleh temen-temen itu untuk lampu-lampu dan beautification yang berkaitan dengan Asian Games yang baru akan dilelang," kata Sandiaga.

Hingga kini anggaran tersebut masih menjadi tanda tanya, dan belum diketahui jumlah pasti anggaran yang digelontorkan untuk pohon plastik tersebut.

 trbn
Loading...