Analisa Politik Guntur Romli Tuding Sandiaga Uno adalah 'Pialang Politik'

shares

Setelah kursi wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta ditinggalkan oleh Sandiaga Uno, polemik terkait siapa yang akan menggantikannya semakin santer beredar.

Nama yang paling sering ramai dibicarakan adalah kader-kader dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).


PKS pun juga secara terang-terangan telah menyiapkan nama pengganti Sandiaga Uno yang mengikuti gelaran pemilihan presiden (pilpres) pada 2019.

Menanggapi hal tersebut, politikus dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohammad Guntur Romli memberikan komentar melalui Twitter miliknya, @GunRomli, Sabtu (18/8/2018).

Guntur Romli mengatakan jika PKS yang akan mengganti Sandiaga, bukan dari Gerindra, maka Guntur Romli menganggap ada barter jabatan dari pergantian tersebut.

Diketahui Sandiaga merupakan mantan kader dari Gerindra yang keluar ketika dirinya telah deklarasi sebagai calon wakil presiden (cawapres) Prabowo.

Baca juga: (Lagi, Viral Pria Panjat Tiang Bendera, Kali Ini Dilakukan oleh Timbul)

Barter yang dimaksudkan Guntur Romli adalah jabatan wagub diberikan PKS pada Sandi setelah PKS mendukung Sandi sebagai cawapres.

"PKS Masih Bahas Nama Ahmad Syaikhu-Mardani untuk Wagub DKI.

Kalau benar pengganti @sandiuno sbg Wagub @DKIJakarta dr @PKSejahtera bukan dr @Gerindra, ada barter jabatan Wagub DKI dgn dukungan PKS thdp Cawapres Sandi. Sandi pialang politik!," tulis Guntur Romli.

Sementara itu, diberitakan dari Tribunnews, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyebut hasil kesepakatan bahwa nantinya PKS yang akan mengusulkan nama calon wagub DKI.

Anies Baswedan mengungkapkan itu dalam acara Mata Najwa yang videonya diposting di akun Youtube, Najwa Shihab.

Hal itu membuat 6 nama yang berseliweran dan ramai diperbincangkan untuk menjadi pengganti Sandiaga Uno, kini harus gugur 3 nama yang berasal dari partai Gerindra.

Ke-6 nama itu adalah Mardani Ali Sera (Wakil Ketua Komisi II DPR RI), Ahmad Heryawan (Mantan Gubernur Jawa Barat), Ahmad Syaikhu (Mantan Wakil Walikota Bekasi), Ahmad Riza Patria (Wakil Ketua Komisi II DPR RI), Rany Maulani, Anggota Komisi E DPRD DKI), dan M.Taufik (Wakil Ketua DPRD DKI).

Tapi, kata Anies Baswedan, melihat kesepakatan bahwa nantinya PKS yang akan mengusulkan nama calon Wakil Gubernur DKI, maka dari 6 nama yang ramai dibicarakan itu 3 diantaranya telah gugur.

3 nama yang gugur adalah yang berasal dari Gerindra, yakni M.Taufik, Rany Maulani, dan Ahmad Riza Patria.

Baca juga: (Joni Bocah Pemanjat Tiang Bendera Terbang ke Jakarta, Menpora akan Ajak Nonton Asian Games 2018)

Sedangkan Ahmad Heryawan gugur karena sesuai keputusan dari Kemendagri dimana seorang yang sudah menjadi Gubernur tak mungkin turun menjadi Wakil Gubernur.

Namun Anies Baswedan mengaku dirinya belum disampaikan langsung soal ke - 6 nama itu.

"Dan saya rasa sebelum ada penetapan dari presiden soal pemberhentian wakil presiden, saya rasa proses ini belum dilakukan," ujar Anies Baswedan.

Tapi Anies Baswedan juga menyampaikan siap bekerja dengan Cagub yang diusulkan dari PKS.

 (TribunWow.com/Tiffany Marantika)
loading...