Hadiri Silaturahmi NU Se-Dunia di Mekah, KH Ma'ruf Amin: Kalau Dilarang jadi Cawapres, Saya Menerima

shares

Loading...
Rais Aam PBNU Ma'ruf Amin menghadiri acara Silaturahmi NU Sedunia di Mekah, Arab Saudi. Dalam forum itu, Ma'ruf, yang juga cawapres Joko Widodo (Jokowi), menyatakan NU siap mendukung penuh pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.

"Ini merupakan komitmen dan tanggung jawab NU kepada bangsa dan negara. Maka ketika saya dipilih, PBNU siap untuk mendukung pasangan yang ada di dalamnya wakil NU," ujar Ma'ruf.


Hal itu disampaikan Ma'ruf dari atas panggung 'Silaturahmi NU Sedunia' di Hotel Al Wehdah Tower, Jarwal, Mekah, Arab Saudi, Sabtu (18/8/2018).

Baca juga: (Bantuan Gempa Lombok dari Makanan Ternak hingga Pencitraan Jokowi, Kepala BNPB: Itu Hoax Semua)

Ma'ruf mengatakan, dalam dinamika pemilihan sosok cawapres Jokowi ini, dia hanya bersikap pasif. Di sisi lain, menurut Ma'ruf, NU memberikan restu kepada dirinya untuk maju dalam pilpres.

"Saya hanya pasrah saja. Kalau dilarang oleh NU, saya menerima," ujar Ma'ruf.

Tokoh yang juga Ketum MUI ini menyatakan sudah menjadi komitmen NU sejak awal pendiriannya untuk terlibat dalam peran membantu negara. Dari membantu persoalan seperti kemiskinan sampai siap apabila ada kadernya diambil untuk berperan langsung untuk negara.

"Andai kata putra-putrinya yang terbaik diminta oleh negara, maka kita relakan dia. Kita tawarkan kepada negara, ambil silakan, siapa kader yang bisa untuk melakukan pengabdian," tutur Ma'ruf.

Baca juga: (Dikritik Politisir 'Obor Mati Jokowi', Ferdinand Hutahaean: Saya Bingung Harus Tertawa atau Bersedih)

"Karena itu, ketika mengenai cawapres, PBNU menyepakati siapa saja di antara pengurus PBNU yang dipilih oleh Presiden Jokowi, NU akan dukung dan bantu secara penuh. Termasuk kalau yang diperlukan itu adalah rais aam itu sendiri," sambung Ma'ruf.

(fjp/haf)
loading...