Hotman Paris Peringatkan Anies-Sandi: Kebijakan Anda Sangat Membebani Rakyat

shares

Loading...
PENGACARA Hotman Paris Hutapea mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub DKI Sandiaga Uno

Hotman Paris mengingatkan dua pejabat publik itu terkait kebijakan ganjil genap yang dinilai sangat merugikan warga masyarakat.


Menurut Hotman Paris Hutapea, kebijakan Pemprov DKI Jakarta itu dinilai tidak logis dan sangat membebani warga.

Kebijakan tersebut juga bisa menganggu aktivitas warga, terutama yang akan beribadah di hari Minggu, kata Hotman Paris Hutapea.

Baca juga: (Rela Jual Demi Prabowo, Segini Taksiran Harga Rumah Ahmad Dhani di Pondok Pinang)

"Peraturan mengenai pemakaian mobil ganjil genap sangat membenani rakyat dan Anda kurang logis terutama Sabtu dan Minggu. Apalagi hari minggu yang banyak orang beribadah," ujar Hotman melalui akun instagramnya, Sabtu (4/8/2018).

Menurut Hotman Paris, tidak semua warga Jakarta memiliki dua mobil yang bisa menjadi alternatif kendaraan atau menyiasati kebijakan ganjil genap.

Apalagi, para pemilik kendaraan di Jakarta sudah membayar pajak kendaraan bermotor yang sangat  mahal.

Karena itu, Hotman Paris meminta Gubernur DKI Anies Baswedan atau Wagub DKI Sandiaga Uno untuk meninjau kebijakan ganjil genap, terutama pada hari Sabtu dan Minggu.

Baca juga: (PDIP Tuding Nawacita Jokowi Sulit Terwujud Akibat RPJMN Era SBY Menghalangi)

"Lagi pula, masyarakat kan sudah membayar pajak secara penuh dan mahal, pajaknya begitu tinggi dan pemda juga dapat.  tolong sabtu minggu jangan diterapkan ganjil genap. Itu sangat membebani rakyat," ujar Hotman Paris.


A post shared by Dr. Hotman Paris Hutapea SH MH (@hotmanparisofficial) on


Berikut ruas jalan uji coba perluasan kawasan pembatasan lalu lintas Ganjil Genap Asian Games 2018 :

1. Jalan Medan Merdeka Barat

2. Jalan MH. Thamrin

3. Jalan Jenderal Sudirman

4. Jalan Sisingamangaraja

5. Jalan Jenderal Gatot Subroto (simpang Kuningan - simpang Slipi)

6. Jalan Jenderal S Parman (simpang Slipi - simpang Tomang)

7. Jalan MT Haryono (simpang UKI - simpang Pancoran - simpang Kuningan)

8. Jalan HR Rasuna Said

9. Jalan Jenderal DI Panjaitan (simpang Pemuda - simpang Kalimalang - simpang UKI)

10. Jalan Jenderal Ahmad Yani (simpang Perintis - simpang Pemuda)

11. Jalan Benyamin Sueb (simpang Benyamin Sueb - Kupingan Ancol)

12. Jalan Metro Pondok Indah (simpang Kartini - Bundaran Metro Pondok Indah - simpang Pondok Indah - simpang Bungur - simpang Gandaria City - simpang Kebayoran Lama)

13. Jalan RA Kartini.


1.Dari arah Timur
- Jalan Perintis Kemerdekaan – Jl. Suprapto – Jl. Salemba Raya – Jl. Matraman -
dan seterusnya.
- Jl. Akses Tol Cikampek – Jl. Sutoyo – Jl. Dewi Sartika - dan seterusnya.

2. Dari arah Utara
- Jl. RE Martadinata – Jl. Danau Sunter Barat – Jl. HBR Motik – Jl. Gunung
Sahari - dan Seterusnya
- Jl. S Parman – Jl. Tomang Raya – Jl. Suryo Pranoto/Jl. Cideng - dan
seterusnya.

3. Dari arah Selatan
- Jl. Warung Jati Barat – Jl. Pejaten Raya – Jl. Pasar Minggu – Jl. Soepomo – Jl.
Saharjo - dan seterusnya.
- Jl RA Kartini – Jl. Ciputat Raya – dan seterusnya



TribunNews
Loading...