Jokowi Menang Polling yang Dibuatnya Sendiri, Fadli Zon Tuding ada Kecurangan

shares

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon sempat membuat polling Pilpres 2019 di akun Twitter-nya. Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang. Polling itu lantas dihapus Fadli.

Apa sebab Fadli menghapus polling tersebut? Menurut Fadli, polling itu diserbu 'bot siluman'.


"Polling tadi terpaksa saya tutup karena ada aplikasi beli polling plus serbuan bot siluman," ujar Fadli seperti dikutip dari Twitter resminya, @fadlizon, Rabu (22/8/2018).

Baca juga: (Dijenguk Puteri Gus Dur, Ahok: Jangan Takut Hilang Jabatan)

Fadli lantas membuat polling lain lewat cuitan terbaru. Metodenya berbeda. Jika netizen hendak memilih Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, cuitan tersebut harus di-retweet. Kalau memilih Jokowi-Ma'ruf, tweet tersebut harus disukai. Di polling kali ini per pukul 10.44 WIB, pasangan Prabowo-Sandi terlihat unggul dengan sekitar 15.692 retweet. Jokowi-Ma'ruf baru mendapat 8.940 like.

"Jadi ini aja gantinya. Thanks. Ini sekadar taste the water," tulis Fadli.


Polling yang dihapus Fadli terlanjur di-screenshot dan tersebar di media sosial. Salah seorang pengguna Twitter membalas polling terbaru Fadli dengan menampilkan tangkapan layar polling yang dimenangkan Jokowi-Ma'ruf.

Baca juga: (Anies Baswedan: Kurban jadi Kesempatan Warga Belum Sejahtera Makan Enak)

Dalam polling yang dihapus Fadli itu, Jokowi-Ma'ruf terlihat unggul 61% ketimbang Prabowo-Sandi yang meraup 39% suara. Polling itu sempat diikuti 46.799 netizen.


"Saya detect dalam polling Twitter saya ada intervensi bot siluman dari Aussie, AS, Kenya, Kroasia, Swedia, Malaysia, UK, Perancis, Brazil," jelas Fadli.

Detik
loading...