Kisah Neno Warisman, Dari Penyanyi Sukses hingga jadi Pelopor Tagar #2019GantiPresiden

shares

Nama Neno Warisman kembali menjadi pembicaraan publik karena keterlibatannya dengan aksi #2019GantiPresiden. Padahal sebelumnya, ia sempat dipuji-puji karena prestasinya.

Neno terkenal sebagai penyanyi di era 80-an. 'Matahariku' hingga 'Nada Kasih' menjadi hits yang paling populer, bahkan hingga saat ini.


Tak hanya penyanyi, Neno Warisman juga dikenal lewat aktingnya di sejumlah film sukses. Di antaranya 'Sayekti dan Hanafi' hingga 'Semua Sayang Kamu' yang membuatnya dinominasikan sebagai Aktris Terbaik di Festival Film Indonesia pada 1989 silam.

Baca juga: (Bantah Banser Ikut Penolakan Deklarasi, GP Ansor: #2019GantiPresiden ini Gerakan Banci)

Dua tahun kemudian, Neno Warisman pun mulai memutuskan mengenakan hijab. Ia juga lebih banyak menghabiskan waktu untuk dunia religi, sosial, hingga pendidikan.

Neno juga sempat membuka usaha biro perjalanan haji dan umrah. Namun pada 2015, usahanya kala itu dituding melakukan tindak pidana penipuan oleh pasangan suami-istri yang mengaku mengalami kerugian sebesar US$ 2550.

Sehingga, Neno Warisman pun langsung melakukan upaya lapor balik. Ia menduga adanya pencemaran nama baik atas usaha travelnya.

Watch this please:
Diburu Warga, Ahmad Dahni: Saya Tidak Mengatakan Banser Idiot
Pembubaran Deklarasi #2019GantiPresiden Ricuh, Ini Jawaban Tegas Polri, Fakta Baru Terungkap
Geram Disebut 'Idiot', Warga Surabaya Terus Mengejar Ahmad Dhani

Kontroversi lain adalah ketika Neno Warisman mulai aktif mengkampanyekan aksi #2019GantiPresiden. Seperti baru-baru ini, yang kehadirannya di Pekanbaru ditolak oleh massa. Ia disebut hendak menghadiri deklarasi #2019GantiPresiden.

Ia dicegat di depan gerbang bandara, dan diminta untuk kembali ke Jakarta. Setelah tujuh jam di dalam mobil, Neno Warisman pun memutuskan untuk kembali ke Jakarta dan membatalkan niatnya.

Detik
loading...