Sandiaga Uno: Tadinya Mau Pencitraan dari UBK ke Masjid Bung Karno, Tapi Ada Kesalahan

shares

Sandiaga Uno mengaku gagal melakukan 'pencitraan' salat Jumat setelah upacara kemerdekaan di Universitas Bung Karno. Sandi mengatakan rencananya akan salat Jumat di masjid yang didatangi Soekarno usai membacakan Proklamasi.

Namun hal itu batal, lantaran ada kesalahan kordinasi tim dalam penentuan lokasi salat Jumat.


"Tadi terus terang ada kesalahan dan ini mudah-mudahan ditulis. Tadi maunya gaya pencitraan habis dari UBK mengarahnya ke Masjid Bung Karno dan lain-lain pada salat setelah proklamasi. Tapi salah info akhirnya pergi ke sini yang deket Cikini," kata Sandi di salah satu kafe di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (17/8/2018).

Baca juga: (Viral Video Bocah NTT yang Panjat Tiang Bendera, Ternyata Ini Alasan Di Baliknya)

"Tadinya mau napak tilas, habis proklamasi jalan ke masjid sana, tapi salah. Kita harus jujur, kalau salah, salah," sambungnya.

Sandi kemudian membacakan teks yang sudah disiapkan di secarik kertas kecil. Kertas itu berisi kalimat maksud kedatangannya salat Jumat di Masjid Jami' Matraman seperti yang sudah direncanakan tapi batal.

"Saya bacain. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 jatuh di hari Jumat sama seperti hari ini. Sesudah membacakan proklamasi para proklamator berjalan kaki di masjid terdekat yakni masjid Jami' Matraman yg di depan sekber. Para bapak bangsa kita, para proklamator bersujud di masjid salat Jumat memohon ridha atas kemerdekaan dalam doa mereka memohon kekuatan. Masjid ini sangat bersejarah tahun 1860 didirikan Raden Saleh bersama ulama dan warga 150 tahun yang lalu," kata Sandi membacakan teks di kertas itu.

Sandi mengatakan rencana semula akan salat Jumat di Masjid Jami' Matraman. Tapi gagal karena kesalahan komunikasi. Dia akhirnya salat Jumat di Masjid Jami' Cikini Al Ma'mur.

Baca juga: (Ketum Alumni 212: Saya ada Feeling, HRS Dukung Jokowi karena Beliau sangat Menghormati KH Ma'ruf Amin)

"Settingnya begitu, tiba-tiba missed komunikasi ke sini. Jadi ya ini gagal pencitraan. Tapi alhamdulillah kita dapat waktu keliling kulineran kalau di situ agak susah kulineran," ucap Sandi seraya tertawa.

Sandi menceritakan hal tersebut usai makan siang di salah satu kafe di daerah Cikini. Sandi mengisi perut setelah salat Jumat di Masjid Jami' Cikini Al Ma'mur. Detik
loading...