Sebut Sandiaga Ulama, Amien Rais: Dia Mewakili 3 M yaitu 'Muslim, Muda, Modern'

shares

Loading...
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amannat Nasional (PAN) Amien Rais berpendapat, umat Indonesia bisa terpecah belah seandainya Prabowo Subianto memilih ustaz Abdul Somad (UAS) sebagai calon wakil presiden (Cawapres) pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019 nanti.

Hal tersebut lantaran Joko Widodo (Jokowi) juga menggandeng ulama, yakni KH. Ma’aruf Amin, sebagai cawapres.


Menurut Amien, jika kedua capres menggandeng ulama besar, berpotensi akan ada ‘perang’ Hadis atau perang ayat. Padahal keduanya sama-sama mewakili umat Islam Indonesia.

Hal ini, kata Amien, bisa memperkeruh negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca juga: (Resmi Dirilis, Ini Dia Daftar Timses Jokowi-Ma'ruf yang Diserahkan ke KPU, Tapi Janggal di Ketuanya)

Meski demikian, Amien menilai Sandiaga Uno juga ulama, walau tidak hafal kitab kuning, kuasai hadis dan hafal ayat-ayat quran. Sandi, oleh Amien, dianggap ulama sekaligus pengusaha.

“Dia (Sandiaga) mewakili tiga M: muslim, muda dan modern. Ini sesuai bahkan di luar perkiraan kami dan teman-teman,” kata Amien di acara tabligh akbar yang digelar Gerakan Cinta Negeri (Gentari) bersama Majelis Dzikir Nurul Mustofa, di Tebet Timur Raya, Jakarta Selatan, Sabtu malam (18/8).

Munculnya Sandi, kata Amien, mengejutkan banyak pihak, tak terkecuali partai koalisi pengusung Prabowo. Sebab, selama beberapa bulan menjelang pendaftaran capres-cawapres, nama Anies Baswedan lah yang menguat dan banyak diusulkan, baik oleh ulama maupun masyarakat.

Baca juga: (Cicilan Rp396 Triliun, Sri Mulyani: 44% Utang Dibuat saat Zulkifli Hasan jadi Menteri di Era SBY)

“Dulu banyak yang mengusulkan Anies Baswedan agar lebih nendang. Tapi Sandi lebih mendang lagi dan rasanya generasi milenial hampir mem-block ke beliau,” tutup Amien. Jurnal
loading...