Makin Yakin Jokowi Dua Periode, Stok Melimpah Bikin Harga Cabai di Petani Rp11 Ribu

shares

Loading...
Harga cabai rawit merah di Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan turun menjadi Rp 30.000 per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp 40.000 per kg. Menurut Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) kondisi tersebut dikarenakan panen yang berlimpah.

Ketua AACI, Dadi Sudiana mengatakan melimpahnya pasokan cabai dikarenakan waktu pola tanam dan cuaca yang tepat. Sehingga mendukung panennya cabai di kebun petani.


Bahkan, kata Dadi, diperkirakan panen saat ini mencapai 100 ribu ton. Angka ini jauh dari waktu panen biasa yang hanya sebesar 60 ribu ton.

Baca juga: (Bukan Level Lawan Jokowi, PSI Ungkap Kegagalan Prabowo Subianto Sebelum 'Perang' di Pilpres 2019)

"Memang tanam panennya dengan cuaca yang mendukung bagus, jadi hasilnya juga banyak, hasil panennya berlimpah pokoknya," jelas dia kepada detikFinance, Selasa (11/9/2018).

"Total mungkin, seluruh Indonesia di atas 100.000 ton bulan ini. Biasanya itu kisaran 60.000 ton," imbuh dia.

Lebih lanjut, ia menjelaskan stok yang melimpah tersebut menyebabkan harga cabai di tingkat petani ikut jatuh. Biasanya, harga dipatok Rp 20.000 per kg malah menjadi 11.000 hingga Rp 15.000 per kg.

Baca ini juga:
Sandiaga Uno Larang Gubernur Ikut Pilpres 2019 Demi Masyarakat
Saking Dihomartinya, Jokowi Disambut Bagaikan Raja saat Berkunjung ke Korea Selatan, Ini Foto-fotonya
Usung Prabowo Tapi Kader Membelot jadi Bukti Demokrat Tak Berkutik Lawan Kharisma Jokowi

"Ini turun banget, rawit itu biasanya Rp 20.000 per kg. Nah, sekarang itu kisaran Rp 11.000 sampai Rp 15.000 per kg," tutup dia.

Detik
Loading...