Ada Rahasia Apa? Pengacara: Ayo Bu Ratna Sarumpaet, Buka-bukaan saja, Jangan ada yang Ditutupi

shares

Loading...
Polisi mengembangkan penyidikan kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet untuk menemukan ada-tidaknya keterlibatan pihak lain. Pengacara Ratna, Desmihardi, mengaku tak mempermasalahkan bila polisi mengembangkan penyidikan.

"Ya kalau itu kan tugas dan kewenangan kepolisian kan, silakan saja gitu ya," kata Desmihardi saat dihubungi, Senin (8/10/2018).


Desmihardi juga mendorong kliennya agar terbuka memberikan keterangan kepada polisi. Dia berharap Ratna tak menutup-nutupi informasi mengenai kasus hoax tersebut.

"Yang pasti, bisa jadi polisi mengembangkan ke sana. Silakan polisi. Kami dari sisi Bu Ratna Sarumpaet, kami mendorong memang membuka apa adanya tentang masalah ini, jangan ditutup-tutupi," ujarnya.

Lintasan Indonesia:
Heran Kok Bisa Masuk Timses Prabowo, Elite PKS: Ratna Sarumpaet Kan Pendukung Ahok
Bungkam Gerindra, Tsamara Amany: Kepuasan Kinerja Jokowi 73,4%, Pengangguran 5%, Inflasi Stabil 3%
Kubu Lawan Jokowi Nyinyir, Panitia IMF-World Bank 2018 Malah Beberkan Fakta yang Berlawanan

Resmihardi kemudian bicara soal pemeriksaan lanjutan terhadap Ratna, Sabtu (6/10) lalu. Menurut dia, polisi menanyakan hal-hal detail kepada Ratna termasuk pertemuannya dengan sejumlah tokoh.

"Ya, yang diperiksa polisi, BAP polisi itu hal-hal sedetail mungkin tentang kegiatan bu Ratna terutama dari tanggal 20 sampai tanggal 2. Nah kemarin itu hal-hal detail menyangkut tentang proses ke rumah sakit. Ditanya semua. Termasuk memang perkenalan, pengetahuan beliau tentang beberapa tokoh," bebernya.

Polisi sebelumnya terus mengembangkan kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet. Polisi juga membuka kemungkinan bakal menetapkan tersangka baru di kasus itu.

Terkini:
Anies Baswedan Resmi Mengganti Nama OK Otrip dengan 'Jak Lingko', Ini Alasannya
Tanggapi Tudingan Antek Asing, Satu Jawaban Telak Jokowi ini Bikin Lawan Gigit Jari

"Semua kemungkinan bisa terjadi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (5/10).

Detik
loading...