Dituding Injak Kuburan saat Ziarah Makam KH Ridwan, Begini Jawaban Sandiaga Uno

shares

Loading...
Foto cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno area pemakaman viral di media sosial. Banyak yang mengira Sandiaga menginjak kuburan itu, namun Sandiaga punya pengakuan berbeda.

Foto yang viral itu memperlihatkan Sandiaga memakai baju biru, sepatu kets dan peci. Dia tampak merentangkan tangannya saat melangkah. Sandiaga tidak sendiri, ada beberapa orang yang mendampingi dan tampak mengarahkan ponsel berkamera ke arahnya. Di sebelah kiri, ada orang di sebelah Sandiaga namun tidak tampak secara jelas dari jepretan kamera.


Sandiaga mengatakan peristiwa di video viral itu terjadi saat dia ziarah ke pencipta lambang NU, KH Ridwan Abdullah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tembok Gede, Surabaya, Minggu (21/10/2018). Dari situ, dia menuju makam Soedjarwoto Soemarsono alias Gombloh.

"Ini adalah tembok pemisah kuburan. Jadi saya ziarah di makam KH Ridwan yang menciptakan logo NU dan dari sana menuju ke makam Pak Gombloh, itu nggak ada jalan setapak sama sekali. Jadi rapat sekali," kata Sandiaga di Jalan Sriwijaya I Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2019).

Saat itu, Sandiaga berusaha menghindari menginjak kuburan. Itulah sebabnya dia merintangkan tangan seperti di foto viral tersebut.

"Jadi ini ada tembok yang memisahkan ini dan saya tangannya merintangkan untuk menjaga keseimbangan," ucapnya.

Di foto yang viral, Sandiaga tampak berdiri lebih tinggi daripada pria di samping kirinya. Pria itu adalah penginjak kuburan. Mantan Wagub DKI ini menegaskan dia tidak menginjak kuburan.

"Nggak lah (menginjak kuburan). Ini kuburannya di bawah, ini kaki penjaga kuburan. Kaki saya ini di atas tembok pemisah," ujar Sandiaga.

Sandiaga menuturkan dia paham cara bersikap di kuburan karena rutin bersiarah bersama keluarga. Saat kejadian, dia pun sudah berusaha untuk menghindari hal-hal yang berpotensi dianggap salah.

"Kalau lagi campaign, mau benar aja salah, apalagi salah. Jadi saya hindari semua yang berpotensi untuk salah. Dan kebetulan itu nggak ada jalan setapaknya," ucapnya.

"Saya sangat hormati kuburan dan saya takut kualat," tutup Sandiaga.

Detik
Loading...