Elite PKS Bilang Ratna Sarumpaet Pendukung Ahok, Gus Nadir 'Minta Ampun' Tak Bisa Ngomong Lagi

shares

Loading...
Nadirsyah Hosen atau yang akrab disapa Gus Nadir mengomentari pernyataan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid yang menyebut kalau Ratna Sarumpaet adalah Ahoker.

Gus Nadir menuliskan, dirinya sampai tak bisa berkata-kata lagi melihat pernyataan Hidayat Nur Wahid tersebut.


Ia juga menyertakan emoticon sedang wajah sedih.

Gus Nadir mengatakan, ia tak bisa berbicara lagi bukan karena setuju.

Melainkan, dirinya khawatir malah mengeluarkan kata-kata yang tak pantas kepada Hidayat Nur Wahid.

Lintasan Terselubung:
Terseret Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet, Prabowo Subianto Dinilai Langgar Pasal 69 Ayat 1
Janji Penuhi Panggilan Polda, Amien Rais Malah 'Ancam' akan Buka Kasus Besar di KPK
Atlit Judo Indonesia Didiskualifikasi karena Pakai Hijab, Nasihat Orangtua pun Tak Goyahkan Prinsipnya

Pernyataan soal Ratna Sarumpaet ternyata adalah pendukung Ahok ini disampaikan Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (8/10/2018).

Dikutip dari Twibunnews.com, Hidayat mengaku tidak tahu siapa yang mengajak dan memasukan Ratna ke dalam tim sukses Prabowo-Sandi.

Bahkan menurutnya, masuknya Ratna itu bisa saja tanpa sepengetahuan jajaran dewan pembina partai dan tim pemenangan.

Ia bahkan mengatakan, kalau Ratna Sarumpaet yang ia ketahui merupakan pendukung Ahok yang kerap disebut sebagai Ahoker.

Pasalnya dalam Pilkada DKI 2017 lalu, Ratna merupakan pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menjadi lawan Anies Baswedan yang diusung PKS dan Gerindra.

"Lah kan beliau pendukung Ahok. Beliau pake baju kotak-kotak dengan anaknya, berbangga hari begini (salam metal) menyatakan akan memenangkan Ahok. Ada foto dia dengan Ahok dan sebagainya," ujar Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (8/10/2018).

Rupanya, pernyataan Hidayat Nur Wahid itulah yang disayangkan oleh Gus Nadir.

Gus Nadir pun tampak tak habis pikir dan kehabisan kata-kata dengan pernyataan Hidayat Nur Wahid tersebut.

"Duh...

Ampe gak bisa ngomong lagi deh diriku —khawatir keluar kata2 yg tdk pantas utk ustad HNW.

Kita berdoa saja agar semua pihak dijaga nalar dan nuraninya demi kemaslahatan bangsa," tulisnya.



Tanggapan Rocky Gerung Soal Kasus Ratna Sarumpaet

Pengamat Politik Rocky Gerung akhrinya buka suara tentang kasus Ratna Sarumpaet.

Rocky Gerung bicara soal kasus Ratna Sarumpaet saat menjadi narasumber di acara seminar kebangsaan Fraksi Gerindra MPR bertajuk 'Merawat Demokrasi, Mengawal Konstitusi, Menyambut Transisi' di Depok, Jawa Barat, Jumat (5/10/2018).

Menurut Rocky Gerung, kasus Ratna Sarumpaet sengaja dibesar-besarkan dengan memanfaatkan marah publik.

"Rezim yang ga punya ide dia akan eksploitasi kemarahan publik dengan pristiwa Ratna Sarumpaet kalau perlu sampai hari ini," kata Rocky Gerung.

Rocky Gerung melanjutkan, dalam kasus pembohongan isu penganiayaan ini Ratna Sarumpaet sudah melayangkan permohonan maafnya.

Malah Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Calon Presiden Prabowo Subianto, kata Rocky Gerung, mendatangi Ratna Sarumpaet atas dasar kemanusiaan.

"Ratna sudah minta maaf, pak Prabowo dengan sangat ksatria mendapingi Ratna hanya karena kepekaan awal kemanusian," kata Rocky Gerung.

Rocky Gerung berujar dirinya turut terkena imbas akibat kasus Ratna Sarumpaet.

Sampai saat ini Rocky Gerung dibully oleh netizen karena turut menyebarkan soal kabar penganiayaan yang disebut dialami oleh Ratna Sarumpaet.

"Karena seperti di-bully menyebar hoaks, siapa yang nyebar hoaks? Kenapa gak verifikasi, kenapa harus verifikasi, narasumber utamanya bilang begitu mau verifikasi ke siapa?.

Kalo sahabat baik saya, saya mau verifikasi ke mana? ke sahabat yang kurang baik? logikanya gak jalan," kata Rocky Gerung.

Menurut Rocky Gerung, saat ini untuk memperbaiki kasus Ratna Sarumpaet yakni dengan cara membela capres Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Jadi maksud mereka karena sahabat utama kalian mneyebar hoaks maka satu-satunya cara untuk memperbaiki kesalahan saudara-saudara sekalian adalah pro Jokowi, apa gak ngeh** tu?," kata Rocky Gerung yang disambut tawa dari para hadirin.

Landaian Berita:
Protes Salah Penulisan Nama, Tim Hukum: Harusnya Polisi Tulis Profesor Doktor Haji Muhammad Amien Rais
Bandingkan Harga, Sandiaga Uno: Chicken Rice di Singapura 3,5 Dolar, Di Sini Rp50 ribu

"Ya itu intinya kan? sebab cuman karena itu gak berarti orang mem-bully terus," tambahnya.

Kini, Rocky Gerung melanjutkan, kasus Ratna Sarumpaet jangan dibesar-besarkan.

Proses hukum yang sudah berjalan, kata Rocky Gerung, biarkan terus berproses meski ada muatan politik di belakangnya.

Barang yang udah gosong masih digoreng? gimana gak bodoh menggoreng barang gosong? Udah selesai peristiwanya.

"sudah selesai peristiwa, soal hukum ya sudah jalankan saja, mau di belakang ada permaian politik ya udah apalagi,

tapi dituntut terus minta maaf, saya minta maaf ke siapa, itu sumber pertama kok.

Anda lihat kepanikan bertemu dengan kebodohan hasilnya adalah elektabilitas yang pasti makin mangkrak," ujar Rocky Gerung.


 TribunNews
loading...