Kesal Sandi Selalu Sebut Sembako Naik, Pedagang Pasar Pilih Dukung Jokowi, Ini Alasan Logisnya

shares

Loading...
Resah dengan gaya kampanye Sandiaga Uno, pedagang pasar yang tergabung dalam Komite Pedagang Pasar (KPP) pilih dukung Jokowi - Ma'ruf Amin. Setiap kali masuk pasar, Sandiaga Uno selalu mengatakan harga tempe hingga sembilan bahan pokok (sembako) di pasar naik.

Ketua Umum KPP Abdul Rosyid menyatakan kampanye Sandiaga Uno yang keluar masuk pasar justru membuat mereka merasa dipojokkan.


Abdul menilai calon Wakil Presiden nomor urut 02 itu hanya menjadikan para pedagang pasar tradisonal sebagai alat politik untuk merebut hati masyarakat.   

Untuk itu, Abdul Rosyid dan seluruh anggotanya lebih memilih mendukung Jokowi - Ma'ruf amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024.

“Meski era Jokowi saat ini belum banyak dampak bagi kami, tapi Jokowi buktikan kerja nyata, dan terbukti pelaku pasar dan UMKM merasa diayomi,” kata Abdul Rosyid saat deklarasi dukungan kepada Jokowi di Bogor, Minggu 21 Oktober 2018.

Abdul menambahkan, KPP sudah resmi mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan nomor urut 1 Jokowi-Ma'ruf Amin dengan bergabung bersama Balad Jokowi.

“Hari ini kami akan mulai berkeliling ke pasar se- Jawa Barat untuk meyakinkan para pedagang pasar agar mendukung Jokowi” ujarnya.

Sebelumnya, Abdul mengungkapkan kegelisahan pedagang pasar tradisional lantaran Sandiaga Uno yang selalu menyebut harga bahan pokok di pasar selalu mengalami peningkatan. Mereka khawatir masyarakat malah beralih belanja ke mall yang harganya sudah pasti, daripada ke pasar.

Kekhawatiran tersebut diperkuat dengan tidak adanya sistem konkret yang dimiliki oleh Sandiaga Uno untuk menstabilkan harga pangan saat berkunjung dan berbincang dengan para pedagang pasar.

Tempo
Loading...