Muncul Lapak PKL di Kuningan, Jaksel, Reaksi Warga Malah Setuju Karena Alasan Ini

shares

Loading...
Trotoar di sepanjang Jalan Kuningan Madya, Jakarta Selatan, telah dipersiapkan untuk menjadi tempat berjualan pedagang kaki lima (PKL). Dari papan keterangan, lokasi usaha kaki lima bernomor JS 48 ini akan diisi 37 pedagang kuliner dengan waktu berdagang antara pukul 08.00 dan 17.00 WIB.

Pantauan detikcom, Rabu (24/10/2018), di trotoar sepanjang sekitar 60 meter dan lebar 3 meter ini sudah terdapat bangku dan meja berwarna coklat. Selain itu, terdapat atap yang terbuat dari seng untuk berteduh. Lokasi PKL ini juga sudah dilengkapi lampu, wastafel, dan stop kontak.


Tidak terlihat satu pun gerobak PKL pun di sini. Beberapa orang tampak duduk di bangku yang tersedia.

Salah satu warga, Adi, setuju dengan adanya lokasi kaki lima di trotoar ini. Para pekerja tidak akan lagi kesulitan mencari tempat makan yang murah dan nyaman.

"Iya saya setuju karena saya (karyawan swasta) cari tempat makan jadi gampang. Kan waktu istirahat kami cuma 1 jam," ujar Adi, yang juga bekerja di salah satu perusahaan swasta persis di depan lokasi PKL JS 48.

Dia mengatakan trotoar di Jalan Kuningan Madya jarang dilalui orang. "Emang jarang orang lewat sini," ujar Adi.


Berbeda dengan warga lainnya, Agus. Ia mengatakan dirinya sebagai pejalan kaki merasa terganggu oleh adanya bangunan untuk PKL di trotoar.

"Ini kan trotoar. Untuk jalan. Ya harusnya nggak boleh begini (tempat PKL). Belum nanti ada gerobaknya, ada motor mobil pada parkir," ujar Agus.


Loading...