Pengakuan Saksi Terbaru Lihat Detik-detik Pesawat Lion Air Terjun ke Perairan Karawang, Ada Keanehan!

shares

Loading...
Pesawat Lion Air JT 610 jatuh di perairan sebelah utara Karawang, Jawa Barat. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan ada dugaan pesawat Lion JT 601 tidak meledak di udara sebelum terempas ke perairan.

"Tampaknya tidak meledak karena ada beberapa saksi tidak mendengar ledakan, tapi melihat bahwa pesawat ini turun dari ketinggian hingga turun ke laut," kata Budi dalam jumpa pers di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (29/10/2018).


Budi mengatakan kondisi ini belum sebagai kesimpulan. Dia mengatakan masih akan bertemu dengan beberapa pihak untuk mendiskusikan apa yang terjadi.

Pencarian pesawat ini masih terus dilakukan. Pada malam hari, pencarian dilakukan menggunakan kapal-kapal milik TNI AL dan BPPT dengan berbagai peralatan khusus.

Sejauh ini ditemukan puing-puing pesawat, barang-barang milik penumpang, dan potongan tubuh yang diduga bagian dari tubuh korban. Sebanyak 9 kantong jenazah yang berisi potongan tubuh telah dibawa ke RS Polri.

Potongan tubuh ini selanjutnya akan diidentifikasi untuk diketahui identitasnya. Keluarga korban diminta datang ke RS Polri dengan membawa dokumen untuk memudahkan proses identifikasi.

Sebelumnya diberitakan, pesawat Lion Air JT 610 berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 06.20 WIB dengan tujuan Pangkalpinang. Pesawat kemudian hilang kontak pada pukul 06.33 WIB.

Pesawat tersebut dilaporkan terjatuh di koordinat 05 derajat 46 menit 15 detik South, 107 derajat 07 menit 16 detik East. Sebelumnya upaya pencarian dan pertolongan melibatkan Basarnas, TNI AL, Polri, hingga nelayan. Ada 181 penumpang di pesawat tersebut. Jika dijumlah dengan kru, total yang diangkut pesawat 189 orang.

Selain di Bandara Soekarno-Hatta, crisis center dibuka di kantor Basarnas dan kantor SAR Jakarta. Posko utama dibuka di Terminal JICT 2 Tanjung Priok. Sedangkan proses identifikasi korban dilakukan di RS Polri Kramat Jati.

Detik
Loading...