Putrinya Berhasil Menyeberang ke Yaman, Begini Ucapan Terima Kasih Habib Rizieq

shares

Putri Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab dan ratusan pelajar Indonesia yang sempat tertahan di Oman kini telah bisa menyeberang ke Yaman. Rizieq memberikan pernyataan.

Pernyataan Rizieq ini disampaikan kepada detikcom oleh anggota Juru Bicara FPI, Slamet Maarif, Kamis (11/10/2018).


Pertama, Rizieq berterima kasih kepada semua ustaz dan ustazah yang setia mendampingi para mahasiswa, mahasiswi, dan santri. Kedua, Rizieq berterima kasih ke KBRI Oman yang telah mengusahakan agar para pelajar ini bisa menyeberang dari Oman ke Yaman.

Lintasan Terkini:
Curhat 2019 jadi Pilpres Terberat untuk Capresnya, Gerindra: Prabowo Subianto Dikepung
Terbongkar Lagi, Nama Ratna Sarumpaet Tak Terdaftar di Undangan Chile, Pemprov DKI Diminta Jangan Berbohong

"Habib Rizieq juga berterima kasih kepada KBRI Oman yang akhirnya membantu setelah perdebatan panjang dan alot," kata Slamet.

"Amanat Habib Rizieq dari Makkah Al Mukarromah agar kasus serupa tidak terulang di kemudian hari: 2019 wajib ganti presiden," tandas Slamet.

Kabar tertahannya putri Rizieq di Oman, sebelumnya, disampaikan oleh Juru Bicara FPI Slamet Maarif. Dia menyampaikan ada sekitar 200 pelajar Indonesia yang ikut tertahan di Oman. Dihubungi terpisah, Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Yaman, Izzuddin Mufian Munawwar menyatakan jumlah mereka adalah 160 orang.

Baca ini juga:
Guru SMA Di Daerah Naungannya Doktrin Siswa Anti-Jokowi, Ini Respons Mengejutkan Anies Baswedan
Setelah Diperiksa 6 Jam di Polda Metro Jaya, Amien Rais Puji Polisi Telah Memuliakan Dirinya
Terungkap 3 Faktor Utama Jokowi Batal Naikkan BBM, Poin Ketiga Ternyata Demi Rakyat

Terakhir, pihak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memberikan jumlah pastinya. Mereka ada 178 orang, termasuk 38 perempuan dan 1 orang bayi. Mereka sudah diberangkatkan dari Salalah Oman pukul 03.00 waktu setempat menuju perbatasan Oman-Yaman. Selanjutnya, mereka yang naik empat bus itu melaju ke Provinsi Hadramaut, Yaman.

Detik
loading...