Ratna Sarumpaet Buka Suara Soal Kabar Penganiayaannya, ini Bukti Percakapannya

shares

Ratna Sarumpaet baru akan berbicara mengenai kabar penganiayaan, yang dibantah penyelidikan polisi, sore nanti. Namun ketika dikontak via telepon pada Selasa kemarin, Ratna menyatakan tidak mengalami kekerasan fisik.

Kontak telepon itu dilakukan detikcom ketika pertama kali mendapatkan teks broadcast di jejaring media sosial mengenai Ratna dianiaya pada Selasa (2/10/2018) kemarin. Percakapan telepon berlangsung singkat. Begini percakapannya:



-Ratna: Halo
-detikcom: Selamat pagi bu Ratna
-Ratna: Iya
-detikcom: Bu, ada kabar Bu Ratna mengalami pengeroyokan. Apa benar?
-Ratna: Nggak
-detikcom: Jadi tidak benar ada pemukulan itu?
-Ratna: Ehm... nggak
-detikcom: Jadi, Alhamdulillah kalau ibu dalam keadaan sehat selalu. ibu dalam keadaan baik-baik saja dan sehat ya?
Ratna: Oke. Terima kasih ya.
-detikcom: Terima kasih. (Lalu percakapan berakhir).

Tak lama kemudian, beredar foto diduga Ratna yang disebut dianiaya. detikcom kemudian melakukan kontak ulang ke Ratna mengenai foto itu, tapi kali ini nomor ponselnya tak bisa dihubungi.

Pada Selasa kemarin, timses Prabowo-Sandiaga, yang mengaku sudah berkomunikasi dengan Ratna mengenai kejadian yang disebut sebagai penganiayaan, menyatakan Ratna mengalami trauma atas kejadian itu.

"Mbak Ratna juga tidak berkenan fotonya disebarkan. Beliau masih trauma," ujar koordinator jubir BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar, kepada detikcom, Selasa (2/10).

Dalam cerita penganiayaan terhadap Ratna ini, disebutkan Ratna dikeroyok dua-tiga laki-laki pada 21 September 2018 di Bandung. Disebutkan, Ratna dikeroyok setelah menghadiri acara konferensi internasional.

Hasil penyelidikan polisi berkata lain. Menurut temuan polisi, Ratna berada di Jakarta, tepatnya di Rumah Sakit Bina Estetika di Menteng. Temuan polisi ini didasari sejumlah bukti, salah satunya rekaman CCTV.

Berikut rekaman wawancara telepon dengan Ratna tersebut:



DETIK
loading...