Siap Aksi 211, Novel: Pembakar Bendera Belum Mengaku Salah dan Minta Maaf

shares

Loading...
Terkait insiden pembakaran bendera saat peringatan Hari Santri Nasional di Limbangan, Garut, Jawa Barat, pada Senin (22/10/2018) lalu, Alumni 212 akan kembali menggelar Aksi Bela Tauhid.

Setelah aksi pertama digelar di depan Kantor Menko Polhukam, Jumat (26/10/2018), Aksi Bela Tauhid kedua ini rencananya dilakukan di depan Istana Negara, Jumat (2/11/2018).


Soal rencana Aksi Bela Tauhid 211 ini dibenarkan oleh Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 sekaligus Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Habib Novel Chaidir Bamukmin.

"Saya sebagai Wakil Ketua ACTA dan beberapa organisasi dibawah PA 212 memang benar bahwa kami siap melaksanakan tugas untuk turun pada tanggal 211, untuk turun aksi bela kalimat tauhid pada tanggal 2 November tersebut," kata Habib Novel lewat pesan tertulisnya kepada NNC, Senin (29/10/2018).

Menurutnya, Aksi Bela Tauhid kedua ini digelar karena kelompok yang membakar bendera tersebut belum mengaku salah dan meminta maaf. Karena itu pihaknya melakukan aksi untuk menuntut supaya persoalan ini diselesaikan lewat jalur hukum.

"Karena sampai saat ini kelompok pembakar bendera tauhid dan pendukungnya masih belum mengakui kesalahannya dan meminta maaf, serta justru pelaku pembakaran bendera tauhid malah dibebaskan," ujar Habib Novel.

NetralNews
Loading...