Tak Cuma untuk Biaya Kampanye, Dahnil Ungkap Alasan Sandiaga Uno Jual Saham Rp194 Miliar

shares

Cawapres nomor urut 2, Sandiaga Uno menjual saham PT Saratoga Investama Sedaya benilai ratusan miliar.

Dijualnya saham tersebut, salah satunya bertujuan untuk mendanai kampanye Pilpres 2019.


Dikutip dari Kompas.com, Ia menjual sebanyak 51,4 juta lembar saham dengah harga penjualan Rp 3.776 per lembar saham atau total senilai Rp 194,09 miliar.

Penjualan sahamnya itu telah ia laporkan ke lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Lihat ini juga:
Resmi Nobatkan Ratna Sarumpaet jadi 'Ibu Hoaks Indonesia', LPI: Dia Tokoh #2019GantiPresiden
Ratna Sarumpaet Dikenakan UU Nomor 1 Tahun 1946 yang Ditandatangani oleh Bung Karno, Ini Bunyinya
Bagaimana Peluang Prabowo Dipidana atas Kasus Ratna, Ini Kata Guru Besar Hukum Pidana UII

Dari hasil penjualan saham, sebagian ia digunakan untuk biaya kampanye.

"Saya mau menunjukkan kalau dari kami. Kami akan transparan kalau saya itu sumbernya penjulan saham, sebagian mungkin nanti akan mendanai kampanye," ujarnya ditemui usai acara diskusi di Sunter, Jakarta Utara, Jumat (5/10/2018).

Tak hanya untuk biaya kampanye, hasil penjualan saham itu juga digunakan Sandiaga Uno untuk membeli obligasi atau surat utang yang dirilis negara.

Pelepasan saham yang ia lakukan tak akan berhenti pada PT Saratoga Investama Sedaya Tbk.

Ia mengatakan, keputusan untuk melepas saham bukan tanpa alasan.

Sandiaga mengaku, melihat peluang keuntungan dari keputusan pelepasan saham.

"Saya aktif di Saratoga, saya lihat harganya (saham) sudah baik dan stabil. Jadi saya lakukan pelepasan saham, divestasi," kata dia.

Sandiaga mengatakan, hasil pelepasan saham untuk dana kampanye merupakan satu bukti bahwa ia bersama Prabowo Subianto ingin transparan.

Bahkan, kata dia, tim pemenangan Prabowo-Sandiaga juga akan merilis laporan keuangan dana kampanye ke publik setiap akhir bulan.

"Saya bersama Pak Prabowo sidah komitmen untuk menyokong dan men-support kebutuhan dana untuk badan pemenangan dan tim yang sekarang bekerja di lapangan," ucap Sandiaga.

Sementara itu, juru Bicara Koalisi Adil Makmur Dahnil Anzar lantas mengungkap tujuan Sandiaga Uno membeli surat utang negara.

"Bang @sandiuno memutuskan menjual sejumlah saham Saratoga miliknya, kemudian membeli surat hutang negara," tulis Dahnil Anzar pada Sabtu (6/10/2018).

Lihat ini  juga: 
Makin Merembet, Ternyata Asal Anggaran Pemprov DKI Jakarta untuk Ratna Sarumpaet Mencurigakan
Dituduh Pakai Dana Korban KM Sinar Bangun Danau Toba, Begini Jawaban Singkat Ratna Sarumpaet

Menurut Dahnil Anzar tujuan Sandiga Uno membeli surat utang negara adalah untuk memberikan kepercayaan publik kepada perekonomian Indonesia.


"Sebagai salah satu upaya untuk memberikan kepercayaan publik kpd ekonomi Indonesia," tulis Dahnil Anzar.

Tak hanya itu Dahnil Anzar mengatakan hal tersebut juga dilakukan karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia tengah membutuhkan bantuan dana.

"Di mana APBN kita sedang membutuhkan sokongan pembiayaan. @prabowo," tulis Dahnil Anzar.

TribunNews
loading...