Chat Hakim Pebinor di Bali, dari Papa-Mama hingga Ajak Mandi Bareng

shares

Loading...
Hakim di sebuah Pengadilan Negeri (PN) di Bali, inisial D jadi perebut bini orang (pebinor). Yang direbut adalah pegawai pengadilan inisial C yang bersuamikan hakim juga inisial P. Alhasil, PMP alias pren makan pren.

Perselingkuhan mereka sudah tercium sejak awal 2017 silam. Tapi perilaku hakim D semakin menjadi kala hakim P pindah tugas ke luar Bali.

Dari hari ke hari, hubungan mereka layaknya suami istri. Mereka saling menyapa Papa-Mama.

"Papa mau mandi? Mama siapin handuknya ya sayang," kata C.

"Papa maunya mandi sama Mama," jawab hakim D.

Di lain kesempatan, mereka juga saling kirim chat mesra.

"Papa duduk dulu di ruang tamu. Mama beresin kamar kita dulu ya Sayang," kata C.

"Papa bantu mama ya sayang," jawab hakim D.

Mereka juga melakukan chat berkonten negatif.

"Papa suka aroma badan mama sayang. Keringat mama sayang. Mmmuuahh," ujar hakim D.

"Muaacchhh," jawab C.

Saat detikcom berusaha meminta konfirmasi perselingkuhan itu, hakim D tidak bisa ditemui di kantornya. Humas pengadilan setempat juga enggan memberikan keterangan dengan alasan itu masalah pribadi.

Kasus rumah tangga itu telah dilaporkan ke Mahkamah Agung (MA), tetapi belum ada tindak lanjutnya. Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah saat dikonformasi hanya menjawab pendek.


"Besok dicek," jawab Abdullah lewat pesan singkat, Kamis (29/11/2018) malam.

Detik
Loading...