Ini Dia Profil Sertu Hendra, Penyelam TNI Yang Berhasil Temukan Black Box Lion Air

shares

Loading...
Black box pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 ditemukan oleh prajurit TNI AL Sertu Hendra Syahputra. Ia merupakan prajurit Korps Marinir dari satuan Intai Amfibi (Taifib).

Sertu Hendra menemukan bagian black box pesawat Lion Air yang jatuh di Perairan Karawang itu hari ini. Yang ditemukan adalah bagian black box yang bernama flight data recorder (FDR).


Berdasarkan informasi dari data Korps Marinir, Sertu Hendra merupakan prajurit Bintara Utama yang saat ini tergabung dalam Batalyon Taifib I Marinir. Batalyon itu berada di bawah komando Pasukan Marinir (Pasmar) 1.

Pria asal Dumai, Riau itu mulai masuk TNI sejak Maret 2005. Hendra yang lahir 10 Juni 1985 ini terakhir kali mendapat kenaikan pangkat pada tahun 2010.

Usai mengangkat black box dari dasar laut, Sertu Hendra membagikan pengalamannya. Hendra mengatakan penyelam dari Batalion Intai Amfibi (YonTaifib) awalnya melakukan pencarian black box dan badan pesawat Lion Air. Penyelaman yang juga dilakukan bersama petugas KNKT itu mengalami kendala.

"Kami melakukan penyelaman, memang bentuk kontur bawahnya lumpur, agak sulit, dan serpihan pesawat di mana-mana. Dan kebetulan dengan alat yang kami dipinjami dan digunakan, kami percaya alat," kata Hendra.

Penyelam juga sempat merasa putus asa. "Kala itu kami putus asa mengikuti alat karena tidak banyak ditemukan bongkahan, hanya bongkahan-bongkahan kecil," ujar Hendra.


Namun para penyelam pantang menyerah dan terus mengikuti alat meski sepertinya diarahkan menuju area yang serpihan pesawatnya minim. Namun ternyata black box itu memang tak berada di dalam pecahan bodi pesawat.

FDR ditemukan pada kedalaman 30 meter di bawah laut. Black Box ditemukan setelah penyelam menggali di dasar laut dengan petunjuk dari sensor alat.

"Tapi kami terus, kami ikuti alat. Kami kecilkan areanya, lalu pada tempat yang alatnya menimbulkan sensitif tersebut kami gali-gali, dan ternyata kami mendapatkan black box," kata Hendra.

Detik
Loading...