Jokowi Sesumbar Berhasil Caplok Freeport, Tim Pakar Prabowo: Faktanya Tidak Demikian

shares

Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) heran kerap dituding sebagai antek asing dan Aseng, padahal kebijakannya selama ini prorakyat. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ikut angkat bicara.

Dewan Pakar BPN Prabowo-Sandi, Dradjad Wibowo, menyoroti Jokowi yang mengaku telah 'merebut kembali' Blok Rokan dan Freeport. Menurutnya, pernyataan tersebut bertolak belakang dengan fakta yang ada.


"Banyak kesenjangan antara 'klaim dan citra' versus fakta," ujar Dradjad kepada wartawan, Sabtu (3/11/2018).

Dradjad menilai merebut kembali Blok Rokan dan akuisisi saham Freeport hanyalah klaim. Sebab, fakta yang ada, perpindahan pengelolaan Blok Rokan, dari Chevron ke Pertamina, disebabkan oleh akan habisnya masa kontrak. Begitupun dengan Freeport.

"Blok Rokan itu kontraknya habis Agustus 2021. Chevron mengajukan perpanjangan kontrak, sementara Pertamina menjadi pesaing. Tanggal 31 Juli 2018, pemerintah memutuskan Pertamina sebagai pemenang kontrak. Lalu gegap gempita-lah berita kalau Blok Rokan 'direbut kembali'," katanya.

Namun, hingga saat ini, kata politikus PAN itu, Blok Rokan masih di bawah pengelolaan Chevron karena masa kontrak baru akan habis pada 2021.

"Hingga saat ini pengelolaan Blok Rokan masih hak Chevron. Masih sama dengan puluhan tahun yang lalu. Tidak ada yang direbut sekecil kutu pun," ujar Dradjad.

"Oh ya, jangan lupa, pengumuman Blok Rokan itu tanggal 31 Juli 2018. Tanggal 4-10 Agustus ada pendaftaran capres di KPU. Saya no comment sajalah, he-he-he...," imbuhnya.

Sebelumnya, capres petahana Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kinerja pemerintahan prorakyat. Oleh sebab itu, ia heran disebut antek asing dan Aseng.

Jokowi memberi sambutan dengan cerita bagaimana pemerintahan yang ia pimpin dituding sebagai antek asing. Padahal kondisi yang sebenarnya, pemerintah terus berusaha menguasai aset dari kepemilikan asing.

"Saya dituding antek asing, antek Aseng. Mana antek asing, mana antek Aseng-nya? Tadi sudah disampaikan Datuk Budi dari Riau. Bagaimana antek asingnya, Blok Rokan Chevron dikelola berapa tahun? Sekarang dikelola Pertamina 100 persen. Sekarang Blok Mahakam 100 persen kita serahkan ke Pertamina," ujar Jokowi saat membuka rakernas Relawan Pengusaha Muda Nasional di Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu (3/11/2018).

Detik
loading...