Macet Parah di Tol Cikampek, Pengendara Terjebak hingga 10 Jam, Ternyata Ini Penyebabnya

shares

Loading...
Kemacetan parah di Tol Cikampek terjadi di ruas Karawang arah Jakarta hingga Sabtu pukul 04.00 WIB. Durasi waktu yang ditempuh pengendara pun bertambah 2 kali lipat.

Hal itu diungkapkan oleh Rizky Novardi yang kena macet parah di Tol Cikampek. Rizky bercerita dirinya berangkat masuk di Tol Soreang, Kabupaten Bandung, pukul 17.00 WIB. Normalnya dia hanya butuh 4 sampai 5 jam ke Jakarta.


Namun karena macet parah, Rizky butuh waktu 10 jam lebih ke Jakarta. Dia menjelaskan, dari Soreang-Bekasi butuh waktu 10 jam.

"Saya dan keluarga keluar Tol Soreang, Jumat (2/11) pukul 17.00 WIB dan baru sampai Bekasi Pukul 02.30 atau 03.00 WIB, macetnya keterlaluan," tulis Rizky kepada detikcom, Sabtu, (3/11/2018).

Selain Rizky, ada juga Abdul Jabbar yang pakai Bus dari Bandung ke Cikarang. Abdul bercerita dirinya berangkat dari Terminal Leuwipanjang pada Jumat (2/11) pukul 15.00 WIB dan hingga Sabtu Pukul 00.00 WIB masih macet di Karawang.

Abdul bahkan sempat berjalan kaki di Tol Cikampek untuk mencari penyebab kemacetan. Namun, sudah berjalan 20 menit Abdul tak menemukan ujung pangkal kemacetan.

"20 menit jalan kaki nyerah, enggak kuat. Cek Google Maps ternyata sangat merah lalin-nya," ujar Abdul.

Sedangkan Haekal bercerita dirinya masuk Tol Cikampek dari Cipali pada Jumat pukul 19.00 WIB. Dirinya baru berhasil masuk ke Tol Cawang pada Sabtu pukul 03.15 WIB.

"Semalam saya dari Tol Cipali menuju Jakarta, kemudian setelah masuk Tol Cikampek jam 7 malam, dari KM 60 sampai KM 42 membutuhkan waktu 3,5 jam, sempat macet berhenti 30 menit di KM 48. Akhirnya saya sampai keluar Tol Cawang pukul 3.15 WIB," ujar Haekal.

Kemacetan di Tol Cikampek arah Jakarta akibat adanya proyek Cikampek Elevated. Kemacetan karena adanya penyempitan jalan.

Detik
loading...