Prabowo Subianto Bicara Korupsi Stadium 4, Hasto: Caleg Gerindra Banyak Koruptor

shares

Loading...
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto mengkritik balik Prabowo Subianto terkait pidato korupsi stadium empat yang disampaikan di Singapura.

Hasto mengkritik Gerindra sebagai pengusung Prabowo. Hasto menilai tidak adanya konsistensi dari partai Gerindra sehingga mereka memiliki catatan sebagai partai dengan caleg terbanyak yang terkena kasus korupsi.

Hasto juga mempertanyakan kasus korupsi pada zaman Presiden Soeharto yang mana seluruh kekuasaan dipakai untuk melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme. Hasto juga meyakini bahwa Prabowo mendapatkan manfaat dari kasus KKN tersebut.

"Mencoret caleg-caleg yang korupsi saja Pak Prabowo gak bisa, kemudian mengatakan kita stadium empat dalam korupsi, bagaimana stadium sebelumnya?"

"Zaman Pak Harto, ketika seluruh kekuasaan dipakai untuk kroni-kroninya dan pak Prabowo termasuk keluarga yang saya yakin, ya ikut (ambil) manfaat dari situ," tutur Hasto kepada wartawan di Posko Cemara, Jakarta, Kamis (29/11).

Hasto menyatakan yang paling penting adalah bagaimana mengatasi tindakan korupsi tersebut dan bukan sekedar retorika belaka.

"Apapun yang namanya pemimpin itu tugasnya harus berpolitik dengan bangga terhadap tanah air nya dan membangun martabatnya, tidak bisa di luar, cerita tentang hal yang kurang pas," tutur Hasto

Hasto menyatakan Presiden Jokowi telah melakukan langkah-langkah yang konkrit dalam penanganan kasus korupsi dan didukung sepenuhnya oleh PDI Perjuangan.

"Kami berikan pemecatan bagi mereka yang terkena kasus korupsi. Caleg Gerindra kan terbanyak yang kena kasus korupsi," kata dia.

Sebelumnya pada acara The World 2019 Gala Dinner di Singapura, Selasa (27/11), Prabowo Subianto menilai Indonesia telah masuk kategori darurat korupsi. Sebab banyak pejabat pemerintah tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dari mulai pejabat negara, anggota dewan, hingga menteri.


Prabowo diundang dalam acara itu sebagai salah satu kandidat calon presiden RI. Di sana dia juga berbicara soal ketimpangan ekonomi di Indonesia.

CNN
Loading...