Tanpa Mangkrak... Proyek Tol Jokowi Rp16 Triliun di Lampung Ini Selesai Bulan Besok

shares

Loading...
Konstruksi Tol Bakauheni-Terbanggi besar akan rampung Desember 2018. Hal itu diungkapkannya pada saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Lampung, Jumat (23/11/2018).

"Kita ada di ruas yang panjangnya sekitar 140 km, akan selesai Desember ini dan bisa diresmikan," kata Basuki.

Basuki menjelaskan, nilai investasi tol ini sebesar Rp 16,79 triliun, pengerjaannya dibagi dalam 4 seksi, secara keseluruhan progres pengerjaannya sudah mencapai 95,81%.

Dari empat seksi ini, hanya satu yang sudah beroperasi yaitu ruas Bakauheni-Sidomulyo sepanjang 39,4 km. Sedangkan tiga seksi sisanya masih dalam konstruksi yaitu Sidomulyo-Kotabaru dengan progres 99,84% dari panjang 40,6 km.

Untuk ruas Kotabaru-Metro memiliki panjang 29 km, progres pembangunan seksi tersebut sudah 88,24%. Terakhir, ruas Metro-Terbanggi Besar memiliki panjang 31,93 km dengan progres sudah 100%.

Mau tahu informasi lengkap seputar tol Bakauheni-Terbanggi Besar? Baca selengkapnya di sini

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan tol Bakauheni-Terbanggi besar rampung pada Desember 2018.

Hal itu diungkapkannya pada saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Lampung, Jumat (23/11/2018).

"Kita ada di ruas yang panjangnya sekitar 140 km, akan selesai Desember ini dan bisa diresmikan," kata Basuki.

Basuki menjelaskan, nilai investasi tol ini sebesar Rp 16,79 triliun, pengerjaannya dibagi dalam 4 seksi, secara keseluruhan progres pengerjaannya sudah mencapai 95,81%.

Dari empat seksi ini, hanya satu yang sudah beroperasi yaitu ruas Bakauheni-Sidomulyo sepanjang 39,4 km. Sedangkan tiga seksi sisanya masih dalam konstruksi yaitu Sidomulyo-Kotabaru dengan progres 99,84% dari panjang 40,6 km.

Untuk ruas Kotabaru-Metro memiliki panjang 29 km, progres pembangunan seksi tersebut sudah 88,24%. Terakhir, ruas Metro-Terbanggi Besar memiliki panjang 31,93 km dengan progres sudah 100%.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku bahwa kualitas jalan Tol Trans Sumatera bagus, khususnya pada ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140 km.

Orang nomor satu di Indonesia ini berkesempatan menjajal langsung jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar seksi 3 Kota Baru-Metro yang memiliki panjang 29 km, progres pembangunan seksi tersebut sudah 88,24%.

"Kalau kita lihat sekarang ini pembangunan tol, kualitasnya saya melihat baik, kemudian persiapan tanahnya, tidak hanya pas untuk jalan," kata Jokowi di Lampung, Jumat (23/11/2018).

Jokowi mengatakan, progres pembangunan jalan Tol Trans Sumatera mulai dari Bakauheni-Palembang sepanjang 350 km akan rampung pada Juni 2019.

Khusus yang Bakauheni-Terbanggi Besar, Mantan Wali Kota Solo ini berharap pada Desember 2017 sudah selesai dan bisa dioperasikan.

Jokowi menyebut bahwa jalan tol Trans Sumatera dari Bakauheni-Aceh bakal nyambung di tahun 2024.

Hal itu diungkapkan pada saat meninjau progres pembangunan jalan tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140 km.

"Kalau Trans Sumatera perkiraan kita, Aceh sudah mau mulai tembus dari barat, dari timur juga dimulai, lalu ketemu di tengah. Hitung-hitungan tadi baru saja dengan Menteri PU mungkin 2024 Insyaallah (nyambung)," kata Jokowi di Lampung, Jumat (23/11/2018).

Jokowi menyebut, tersambungnya Trans Sumatera sampai Aceh karena progres pembangunan tol dari Bakauheni-Palembang bisa dirampungkan pada Juni 2019. Sedangkan ruas Bakauheni-Terbanggi Besar rampung pada Desember 2018.

"Kita harapkan ini kalau yang ini (Bakauheni-Terbanggi Besar) akan diselesaikan Desember ini, kemudian yang sampai Palembang akan diselesaikan pertengahan 2019," jelas dia.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pembebasan lahan proyek jalan tol di Aceh sudah cukup besar dan siap dibangun.

Jika sudah dilakukan groundbreaking, kata Basuki, maka pembangunan jalan tol di Aceh pun akan menyambung jalur yang sudah dibangun dari Bakauheni.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka opsi membangun kereta cepat di sepanjang tol Trans Sumatera. Jokowi mengatakan, seluruh pembangunan jalan Tol Trans Sumatera memiliki persiapan lahan yang bagus.

Maksudnya, lahan yang dibebaskan tidak hanya untuk jalan tol, akan tetapi masih bisa dimanfaatkan untuk pembangunan lainnya.

"Persiapan tanahnya tidak hanya pas untuk jalan saja tetapi juga ada masih sisa yang bisa nanti dipakai untuk utility yang lain untuk misalnya kereta api cepat atau kereta api agak cepat sudah ada persiapan lahannya di situ," kata Jokowi.

Dengan lahan yang sudah tersedia, kata Jokowi, pemerintah atau pihak lain yang ingin mengembangkan suatu infrastruktur pun akan lebih cepat dan efisien. Karena lahannya sudah tersedia.

Meski demikian, untuk membangun infrastruktur seperti kereta api cepat harus dikalkulasikan dengan matang.


Tidak hanya itu, Mantan Wali Kota Solo ini juga mengungkapkan pembangunan jalan tol Trans Sumatera juga membuat investasi lebih mudah masuk Pulau Sumatera, baik untuk wilayah industri maupun kawasan ekonomi khusus (KEK).


Detik
Loading...