Terjun Politik Lagi, Mau Gabung PDI Perjuangan, FPI Beri Peringatan untuk Ahok

shares

Loading...
Tokoh FPI Novel Bamukmin mengingatkan Ahok, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, tidak mencampuri urusan agama Islam kalau kembali terjun ke dunia politik. Tetapi, Novel siap membantu Ahok masuk Islam jika mau mencampuri urusan agama Islam.

Novel setuju kalau Ahok kembali aktif ke dalam dunia politik selepas dirinya bebas dari penjara. Bahkan Novel siap mensyahadatkan Ahok untuk membantu jalan politik Ahok.

"Saya mengingatkan jangan membuat gaduh lagi. Apalagi sampai berani mencampuri urusan agama Islam. Kalau Ahok mau mencampuri urusan agama Islam, maka masuk saja agama Islam. Saya siap mensyahadatkan Ahok," kata Novel kepada Suara.com, Selasa (27/11/2018).

Meskipun memiliki niat baik, Novel tetap mewanti-wanti Ahok untuk tidak mengulang kesalahan yang sama saat dirinya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ahok sempat membuat heboh karena Ahok menyebut jangan mau dibohongi pakai surat Al-Maidah.

Meskipun maksud Ahok ialah masyarakat jangan mau dibohongi calon pemimpin yang hanya menggunakan ayat-ayat Alquran sebagai tameng agar terpilih, ucapannya itu mengakibatkan ratusan ribu massa berunjuk rasa pada 2 Desember 2016 lalu yang dikenal sebagai Aksi Bela 212.

Mengingat hal itu, Novel meminta kepada Ahok untuk kembali tidak membuat gaduh terlebih menyakiti hati umat Islam. Kalau Ahok kembali mengulang kesalahannya tersebut, Novel tak segan akan mencarinya.

"Namun kalau Ahok membuat gaduh lagi apalagi sampai menghina Islam, maka saya akan kejar sampe ke lobang semut sekalipun," pungkasnya.

Untuk diketahui, Ahok, mantan Gubernur DKI Jakarta sekaligus mantan politisi Gerindra, disebut akan menjadi kader PDIP apabila kembali berpolitik seusai menjalani masa pemenjaraan terkait kasus penistaan agama.


Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat dalam konsolidasi pemenangan Pemilu 2019 di DPC PDIP Sleman, Yogyakarta, Senin (26/11/2018), sebagai rangkaian Safari Kebangsaan tahap kedua, mengatakan baru bertemu dengan Ahok.

Suara
Loading...